tayang 15/07/2020

Tok!, DPT Pilkada Sumbawa Ditetapkan 337.145 Pemilih

Sebarkan:


Sumbawa Besar, KA.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Sumbawa tahun 2020 ini sebanyak 337.145 pemilih.

DPT tersebut, ditetapkan KPU Sumbawa dalam Rapat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) hasil perbaikan dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan lanjutan Bupati/Wakil Bupati Sumbawa 2020 di Aula Hotel Sernu Raya Sumbawa, Jum'at malam (16/10/2020).


Dalam rapat Pleno terbuka yang berlangsung secara marathon sejak pukul 09.00 Wita pagi hingga jumat malam itu, dihadiri seluruh Komisioner KPU Sumbawa, Ketua Bawaslu, Perwakilan Tim ke-5 Pasangan Calon dan seluruh PPK maupun PPS se-Kabupaten Sumbawa dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan covid-19.

Dikonfirmasi awak media, Ketua KPU Sumbawa Muhammad Wildan, M.Pd, menyatakan, rapat pleno tersebut, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan KPU nomor 2 tahun 2017 tentang Pemutakhiran data dan Penyusunan Daftar Pemilih dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan peraturan KPU nomor 13 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan KPU nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Corona Virus Disease (Covid-19) Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa.

Sesuai peraturan tersebut, sambung Wildan, KPU Sumbawa melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara hasil perbaikan dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap yakni 337.145 pemilih dengan rincian laki-laki sebanyak 166.365 dan Perempuan sebanyak 170.780 pemilih tersebar di 24 Kecamatan di 165 Desa se-Kabupaten Sumbawa.

“Dan juga menetapkan 1.010 TPS yang awalnya 1.009 TPS bertambah 1 (Satu) TPS yakni di Lapas Kelurahan Samapuin Kecamatan Sumbawa," beber Wildan.

Jika mengacu pada data DPT saat ini sebanyak 337.145 Pemilih, terang Wildan, dibandingkjan dengan DPT tahun 2019 lalu berjumlah 330.637 pemilih maka ada penambahan jumlah pemilih sekitar tujuh ribu lebih.

Sedangkan untuk data Daftar Pemilih Sementara (DPS) awal ke DPS Perubahan ada pengurangan sekitar 510 Pemilih dari 337. 655 pemilih ke 337.145 pemilih.

"Penyebab pengurangan DPS tersebut karena adanya TMS atau meninggal dunia, adanya kegandaan antar Desa dan ganda antar kecamatan yang ditetapkan pada Pleno sebelumnya yang berjumlah 337.655 tersebut," ungkap Wildan.

Usai penetapan DPT ini, kata Wildan, KPU Sumbawa akan segera mensosialisasikan hasil penetapan Pleno mulai 28 Oktober 2020 dengan melibatkan PPS di 165 Desa dan 8 Kelurahan di Kabupaten Sumbawa.

"Untuk masyarakat Kabupaten Sumbawa yang belum memiliki adminduk atau yang akan pindah domisili ke Kabupaten lain agar dapat berkordinasi dengan Disdukcapil dan bila tidak terdata di DPT dapat menggunakan KTP-el untuk melakukan pencoblosan pada 9 Desember 2020 mendatang sesuai alamat yang tertera di KTP," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Perdatin) KPU Sumbawa, Muhammad Kaniti menyampaikan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada Ketua PPK dan Anggota/Ketua PPS dan Anggota, se-Kabupaten Sumbawa.

"Alhamdulillah kita telah tuntaskan pemutakhiran data pemilih sejak awal Juni hingga penetapan DPT Jum'at 16 Oktober 2020, yang kita mulai pukul 09:00 WITA dan selesai ditetapkan menjadi DPT tepat pada pukul 21:44 WITA dengan jumlah DPT Kabupaten Sumbawa sebanyak 337.145 dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak  166.365 dan pemilih perempuan sebanyak 170.780 pemilih dan TPS sebanyak 1.010,” katanya.

“Terimakasih yang setinggi-tingginya kepada teman-teman semuanya yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, loyalitas, ikhlas dan berintegritas. Insya Allah akan menjadi pemberat amal ibadah kita pada saatnya nanti. Tahapan Pilkada berikutnya tidaklah mudah, semoga kita selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT, tetap menjaga integritas dan trust masyarakat,” ucapnya.(KA-01)


 


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini