Kayu Sintok, Kembaran Kayu Manis Yang Kaya Manfaat dari Pulau Sumbawa

Sebarkan:

Sumbawa  Besar, KA.

Sintok, sepintas rempah kulit kayu-kayuan ini mirip dengan kayu manis. Tanaman yang memiliki nama latin innamomum sintok Bl, memiliki rasa dan aromanya sangat harum, baunya menyenangkan seperti cengkih dan pala namun lebih kuat dari kayu manis.

Potongan kulit kayu sintok yang panjang dan tebal, berwarna cokelat kayu manis. Bentuknya hampir rata, rapuh, berkerut di bagian luar, dan memiliki lapisan kulit terluar berwarna abu-abu. 

Beberapa sumber menyebutkan, kayu sintok kaya akan kandungan getah dan minyak esensial. Kulit kayu sintok juga digunakan sebagai obat atau jamu tradisional dan sebagai pewangi dupa.

Rabu (28/09) Pejabat Karantina Pertanian Sumbawa wilker Pelabuhan Badas memeriksa 3.000 kilogram kayu sintok. Rencanya rempah tersebut akan dikirim ke pengepul di Surabaya.

Ketut Sindia, petugas Karantina Pertanian Sumbawa yang memeriksa menjelaskan “Setalah dilakukan pemeriksaan, secara keseluruhan kayu sintok tersebut dinyatakan sehat dan terbebas dari Organisme Penganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) sehingga layak dilalulintaskan, ” terangnya,

Setelah semua dipastikan aman maka dapat diterbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-12).(KA-04)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini