tayang 15/07/2020

Selamat, KSB Sabet Penghargaan Kearsipan Tingkat Nasional

Sebarkan:

Taliwang, KA.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kembali menyabet penghargaan bergengsi tingkat. Kali ini penghargaan di bidang kearsipan tahun 2019 dengan nilai memuaskan atau A.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahyo Kumolo dan diterima oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, S.T, di Hotel Sunan, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (26/02/20) lalu.
Atas prestasi itu, wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST mengapresiasi kerja keras Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Sumbawa Barat.
"Dengan capaian ini semoga terus menjadi motivasi dalam membina dan menata arsip khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat," ujar Wabup seusai menerima penghargaan tersebut.
Meski begitu Wabup menyampaikan agar Dinas terkait  lebih meningkatkan kinerja lagi pada tahun mendatang untuk mempertahankan prestasi yang sama.
"Ini prestasi yang luar biasa, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hendaknya juga harus mengelola kearsipan dengan baik, dan tentunya perlu dipersiapkan sejumlah sarana dan prasarana kearsipan yang mendukung termasuk juga sumber daya kearsipan," katanya.
Selain itu, katanya, Dinas terkait harus memberikan pemaparan kepada seluruh OPD untuk bisa meningkatkan SDM kearsipan di masing-masing OPD, sehingga seluruh OPD bisa menyimpan arsip dan data dengan baik.
"Jangan sampai kita kerja arsipnya tidak ada, dan kita berharap nantinya untuk penilaian kinerja kearsipan tahun 2020 bisa meraih pengelolaan sangat memuaskan lagi. Arsip yang ada juga harus terdata dengan baik," cetusnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Sumbawa Barat, Drs. H. Syamsul Kamil, M.M, mengaku bangga dengan capaian tersebut.
Menurutnya, semua aktivitas daerah memang harus terekam dan memiliki arsip.
"Paradigma arsip ke depannya ialah terkait tata kelola dan budaya. Dalam hal ini, tata kelola dalam kearsipan berkaitan dengan akuntabilitas kinerja. Dokumentasi merupakan alat otentik, hingga ke depan arsip bisa pula menjadi pengetahuan," ujarnya.
Lebih lanjut ditambahkan, pentingnya arsip dalam pengambilan keputusan kebijakan. Selain itu, arsip  juga memiliki peran sebagai penghubung antara pengetahuan dan kebijakan.
“ Atas capaian ini, dukungan dari semua pihak kami sampaikan terima kasih atas.  Dan kami  berharap nantinya bisa meningkatkan tata pengelolaan arsip untuk menjadi lebih maksimal lagi," pungkasnya. (KA-02/ Prokopim KSB)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini