tayang 15/07/2020

Rekonsiliasi Data, BKPP Sumbawa Bakal ke BKN Jelang SKB

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa dalam waktu dekat akan melakukan rekonsiliasi data ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Itu dilakukan menjelang pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2020.
Kepala BKPP Kabupaten Sumbawa Syahruddin didampingi  Kabid Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur - Budi Sastrawan, menjelaskan, tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2020 telah berakhir 13 Februari lalu. Dari 7.362 peserta SKD, yang lolos passing grade sebanyak 2.293 orang, sementara 4.667 orang lainnnya dinyatakan tidak lolos.
Lebih jauh dijelaskan, tahapan selanjutnya yakni pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang. Jadwal tentative dari BKN pada akhir Maret 2020 mendatang. Namun sebelum SKB, akan ada proses sinkronisasi data. Pada saat sinkronisasi data itu, seluruh instansi daerah akan dipanggil ke BKN di Jakarta untuk dilakukan rekonsiliasi data.
Dari hasil rekonsiliasi data itu, nantinya sistem yang akan mengolah terkait dengan perangkingan untuk yang berhak mengikuti SKB.
 ‘’Rekonsiliasi data itu kan untuk memastikan data yang dari sistem itu tidak terjadi perbedaan,’’ terangnya.
Diungkapkan, SKB  nantinya akan dilaksanakan selama tiga hari. Lokasinya pun tetap di SMKN 3 Sumbawa. Untuk persyaratan misalnya pakaian tetap seperti pelaksanaan SKD. Demikian teknisnya tetap seperti  SKD. Sementara komposisi penilaian untuk SKB, komponen nilainya 60 persen dan SKD 40 persen. Nanti kelulusan itu diintegrasi dari nilai SKB dan nilai SKD. Artinya lolos passing grade itu tidak secara otomatis dia berhak mengikuti SKB.
‘’Jadi tiga kali formasi. Contoh, ada formasi yang pelamarnya 10 orang. Dari 10 itu yang lolos passing grade cuma 1, berarti otomatis dia yang berhak mengikuti SKB. Ketika tidak ada yang lolos passing grade di formasi itu, tetap lowong. Tidak seperti tahun kemarin. Karena tahun kemarin masih bisa dirangking, karena passing gradenya tinggi. Sekarang passing gradenya itu diturunkan. Otomatis kalau misalnya formasi itu tidak ada yang lolos passing grade, maka formasi tetap kosong,’’ pungkasnya. (KA-01)








Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini