DKP Sumbawa Gelar Bimtek Kelompok Nelayan Budidaya Dusun Prajak

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.

Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbawa terus berupaya melakukan pendampingan dan pemberdayaan kepada kelompok nelayan budidaya di daerah ini.

Kali ini, DKP Sumbawa menggelar Temu Lapang Teknis Budidaya Ikan Kerapu di Dusun Prajak, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Senin (30/10/2023).


Kegiatan Temu lapang teknis budidaya ikan kerapu kegiatan pemberdayaan pembudi daya ikan kecil tahun 2023 di Dusun Prajak Desa Batu Bangka ini dihadiri, Sekretaris DKP Sumbawa, Zulkifli,S.Pi, M.Si, Kabid Budidaya Naeli Zakiyah, S.Pi, M.T, Ka. UPT PISDKP Moyo  Fabian Ardianta, .S.ST.Pi, sejumlah staf DKP Sumbawa dan  5 kelompok budidaya kerapu, 1 pembudidaya ikan bawal bintang dan 1 kelompok budidaya lobster

Sekdis DKP Sumbawa, Zulkifli,S.Pi, M.Si, dalam sambutannya, mengatakan,  bimbingan teknis ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan para peserta terkait budidaya ikan kerapu.

Apalagi, ikan kerapu memiliki nilai ekonomis tinggi dan diharapkan dengan bekal pengetahuan yang didapatkan selama Bimtek para pembudidaya mampu menjalankan usaha budidaya dengan baik dan tentunya dapat meningkatkan pendapatan mereka nantinya.

Diakui Zulkifli, dalam menjalankan usaha budidaya ikan kerapu tentunya sejumlah kendala dan permasalahan sering ditemui para pembudidaya di lapangan. 

Ia berharap  kepada pembudidaya untuk segera melaporkan kendala yang dihadapinya kepada Dinas agar segera dicarikan solusinya.

Karenanya, ia meminta para peserta agar lebih serius mengikuti Bimtek kali ini dan semaksimal mungkin menyerap materi secara teknis yang diberikan oleh pemateri.

"Kami harap para peserta untuk bisa menyerap materi yang diberikan agar usaha budidaya kerapu yang digeluti ini berhasil. Agar usaha yang digeluti berhasil, dimohon keaktifan pelaku usaha untuk melaporkan permasalahan yang dihadapi di lapangan," cetus Zulkifli.

Ditempat yang sama, Kabid Budidaya DKP Sumbawa, Naeli Zakiyah, S.Pi, M.T, menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak sehingga kegiatan tersebut bisa terlaksana.

Ia mengatakan, target  kinerja budi daya tahun ini sebesar 627.767 ton sehingga dukungan dari penerima manfaat sangat diharapkan agar hasilnya optimal. 

"Pelaku usaha diharapkan melaporkan hasil produksi secara rutin ke dinas.," ujarnya.

Sementara itu, Ka. UPT PISDKP Moyo Fabian Ardianta, .S.ST.Pi, menyampaikan bahwa Inti dari teknis budidaya kerapu adalah pemberian pakan dan proses grading karena kerapu memiliki sifat kanibalisme.

"Jadi pola pemberian pakan dan proses grading dalam budidaya ikan kerapu sangat penting dalam menentukan tingkat keberhasilan budidaya ikan kerapu. Kami minta para pembudidaya memperhatikan betul kedua hal itu," pungkasnya.(KA-01)






Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini