TAGANA Sumbawa Distribusikan 19 Ribu Nasi Bungkus untuk Korban Banjir di KSB

Sebarkan:

Sumbawa Barat, KA.

Tagana Kabupaten Sumbawa telah menyelesaikan tugasnya selama tiga hari menangani korban terdampak banjir bandang di Kabupaten Sumbawa Barat. Akibat dari musibah itu ribuan rumah terendam, puluhan ribu jiwa terdampak dan ratusan hektar lahan pertanian terendam. Selain itu sejumlah fasilitas umum rusak. Di tengah kesulitan warga, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sumbawa atas perintah Disos Sumbawa, terjun memberikan bantuan. Sebanyak 9 personil yang dikomandani Dedi Susanto S.Pd.I selaku Ketua Tagana Sumbawa diberangkatkan, 13 Februari lalu. Ikut dikerahkan truk dapur umum lengkap, truk angkutan personil dan 1 unit motor trail. Salah satu yang sangat dibutuhkan warga terdampak saat itu adalah makanan siap saji. Tagana Sumbawa langsung membuka dapur umum lapangan (Dumlap). Selama tiga hari Tagana menangani pemenuhan kebutuhan nasi bungkus korban terdampak banjir. Dengan keahlian dapur umum selama beberapa tahun menangani bencana, ketersediaan makanan siap saji tertangani dengan baik.  

Dihubungi awak media, Ketua Tagana Sumbawa, Dedi Susanto, S.Pd.I, Kamis (16/2), mengatakan, bahwa hari ini merupakan hari terakhir anggotanya berada di KSB. Selama tiga hari personil Tagana Sumbawa berjibaku untuk mememuhi kebutuhan makanan siap saji bagi korban terdampak banjir dengan sasaran distribusi di wilayah Kecamatan Brang Rea dan Kecamatan Taliwang. Untuk hari pertama, Dapur Umum Tagana Sumbawa menyiapkan 11 ribu bungkus, hari kedua 7000 bungkus dan hari ketiga 1000 bungkus. Total selama tiga hari, Tagana Sumbawa menyiapkan 19 ribu nasi bungkus. 

Berkurangnya pasokan nasi bungkus pada hari kedua dan ketiga ungkap Dedi—sapaan mantan Koordinator Tagana NTB ini, karena masyarakat setempat telah mulai mendirikan dapur umum mandiri. Hal ini menandakan bahwa kondisi sudah berangsur pulih. Karena itu, Tagana Sumbawa telah menyelesaikan tugas yang diemban selama tiga hari. “Hari ini, kami menarik pasukan dan bertolak ke Sumbawa,” ujar Dedi, seraya berharap musibah di KSB tidak terjadi lagi dan masyarakat terdampak dapat melaksanakan aktifitasnya secara normal.(KA-04)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini