tayang 15/07/2020

Dapat Fasilitas Sekretariat, PWI NTB : Terima Kasih Lombok Post Group

Sebarkan:

 


Mataram, KA.

Ketua Persatuan Wartawan Indopnesia – PWI NTB Nasrudin Zein menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Utama Lombok Post H.Alfian Yusni beserta jajaran yang menyediakan Fasilitas Lantai Dua Graha Pena Lombok Post menjadi Sekretariat Sementara PWI NTB, setelah hampir tiga tahun, tidak mempunyai Sekretariat menyusul Kantor Sekretariat PWI NTB di Jl.Singosari Mataram digunakan Bappenda NTB.

“Kami bersyukur kini ada Sekretariat PWI NTB yang refresentatif, sehingga mitra kerja tidak lagi bertanya, lokasi Sekretariat PWI NTB. Bahkan PWI Pusat kesulitan juga ketika mau bersurat ke alamat dimana Sekretariat PWI NTB berada” ujar Ketua PWI NTB saat meninjau lantai Dua Graha Pena Lombok Post di JL.TGH Hambali Bengkel Cakranegara, didampingi Sekretaris PWI NTB H.Rachman Hakim, Selasa,(22/12).

“Bagaimana Pak Ketua, mengenai lokasi Sekretariat PWI NTB di Lantai Dua Graha Pena, Apakah sudah memadai” demikian pertanyaan Dirut Alfian Yusni lewat phonselnya kepada Ketua PWI NTB saat meninjau lokasi, mengenai keputusan ditetapkannya lantai Dua, yang dijawab Ketua PWI NTB, bahwa lokasinya cukup refresentatif dan sangat bagus untuk kegiatan Rapat maupun Disikusi dan bahkan dialog.

Kesediaan Lombok Post kalau lantai dua menjadi Sekretariat PWI NTB periode 2020-2025, disampaikan Direktur Utama Lombok Post Alfian Yusni yang juga Wakil Ketua Bidang IT dan Elektronik PWI NTB , sebagai wujud komitmen bersama Perusahaan Media pada Rapat Kerja Daerah – Rakerda Pertama PWI NTB 2020 di Kantor Baru OJK di Malomba Ampenan, sehingga kedepan PWI NTB dapat berkiprah menjadi semakin baik dalam berkontribusi membangun Daerah ini, melalui peningkatan kapasitas anggota PWI NTB.

Setelah memperoleh Sekretariat PWI NTB yang representatif, maka PWI NTB bakal secara rutin melakukan pertemuan membahas program mendesak pada tahun 2021, seperti peningkatan status Kompetensi Wartawan dari pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan – UKW yang mendesak dilaksanakan adalah usulan Pemred menjadi Wartawan Utama sebagai persyaratan administrative untuk pendirian Perusahaan Pers, Wartawan Madya dan Wartawan Muda. Di Provinsi NTB tercatat 280 orang Wartawan anggota PWI sebagian besar belum mengikuti UKW terutama Wartawan yang sehari hari melakukan kegiatan jurnalistik di Media On Line. (KA-04)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini