tayang 15/07/2020

Emak-Emak “Pertiwi” Tarano Siap Menangkan Jarot-Mokhlis

Sebarkan:

Tarano, KA.

Dukungan untuk Pasangan calon bupati dan wakil bupati, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP-Ir. H. Mokhlis (Jarot-Mokhlis) terus mengalir  dari sejumlah kalangan, termasuk kaum perempuan.

Salah satunya, kaum perempuan yang dikenal dengan nama “Pertiwi”,  yakni  gerakan emak-emak  untuk memenangkan Paslon Jarot-Mokhlis.


Ketua “Pertiwi” Kecamatan Tarano Hasanah, kepada awak media di Desa Labu Bontong  Tarano, Minggu (22/11/2020), menyatakan, ia bersama sejumlah relawan Jarot-Mokhlis lainnya terus bergerak meraih simpati warga untuk memenangkan paslon nomor urut 5 tersebut.

Dikatakan pengusaha terasi dan masin ini, ia bersama kaum emak-emak di 8 Desa di Kecamatan Tarano, didukung sejumlah mitra bisnisnya terus mengkampanyekan visi misi dan 15 terobosan Jarot-Mokhlis.

“Alhamdulilah, 7 dari 8 desa di Tarano insyaallah Pak  Jarot-Mokhlis menang, masih ada satu desa lagi yakni Labuhan Jambu masih kurang karena terbagi dengan paslon yang lain,” ungkapnya optimis.

Sebagaian besar emak-emak, sambung Hasanah, mengaku kepincut dengan figure Jarot-Mokhlis, cerdas, agamis dan rendah hati. Apalagi visi misi dan terobosan Jarot Mokhlis sangat pas dengan apa yang menjadi harapan masyarakat saat ini.

“Sejak pertama kali melihat pak Jarot kami langsung jatuh cinta, beliau santun dan rendah hati,” cetusnya. 

Ia berharap, jika paslon Jarot-Mokhlis terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Sumbawa nantinya, bisa memperjuangkan apa yang menjadi harapan masyarakat Sumbawa di semua sector kehidupan.

“Seperti kami disini usaha Terasi dan Masin, yah kami berharap kepada beliau bisa membantu kami baik permodalan maupun pemasaran,” tandasnya.

Sri Muliati, warga lainnya menambahkan, jika paslon Jarot-Mokhlis ditakdirkan terpilih menjadi pemimpin Sumbawa nantinya, hendaknya mampu membawa Sumbawa ini lebih maju.

“Dengan 15 terobosannya itu, kami berharap pak Jarot-Mokhlis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama seperti kami ini para petani dan nelayan,” pungkasnya.(KA-01)





Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini