tayang 15/07/2020

25 Kelompok Nelayan di Sumbawa Terima Bantuan KJA Rp 11 Miliar dari KKP

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.

Sedikitnya 25 Kelompok Nelayan tersebar di Kabupaten Sumbawa menerima bantuan Keramba Jaring Apung (KJA) senilai Rp 11 miiar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI tahun 2020 ini.

Bantuan tersebut, untuk membantu nelayan dalam pengembangan budidaya lobster. Untuk NTB hanya Kabupaten Sumbawa dan Lombok Timur yang mendapatkan bantuan tersebut.


Kepada awak media, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Ir Dirmawan, MM, di ruang kerjanya, Senin (26/10/2020) menyebutkan, dari 36 kelompok nelayan, hanya 25 kelompok yang disetujui pusat untuk mendapatkan bantuan dalam tahun 2020 ini.

Bantuan tersebut, berupa 77 Unit KJA untuk 25 Kelompok untuk menunjang pembudidayaan lobster di Kecamatan Alas dan Buer.

“Pengadaan KJA sedang dalam proses oleh perusahaan yang ditunjuk langsung dari Pusat,” tukasnya.


Kabid Perikanan Budidaya DKP Sumbawa, Rahmat Hidayar S.Pi M.Si menambahkan, proses pengadaan KJA ditangani langsung oleh Pusat senilai Rp 11 Miliar bersumber dari APBN dan menggunakan e-Catalog.

“Sehingga nanti 77 unit KJA tersebut kita terima dalam keadaan jadi sesuai spesifikasi yang ditentukan,” tukasnya.

Adapun 25 kelompok nelayan penerima manfaat KJA tersebut,  tersebar di Pulau Bungin Kecamatan Alas, Pulau Kaung dan Labuan Burung Kecamatan Buer. Sehingga ada tiga kelompok di tiga lokasi yang dijadikan prioritas dalam tahun 2020 ini oleh Pusat.

Bantuan KJA tersebut, sambungnya, diperkirakan tuntas dibagikan kepada kelompok nelayan sekitar awal Desember 2020. Sedankan bantuan benih  dianggarkan tersendiri oleh Kementerian masing-masing kelompok menerima bantuan sebesar Rp 20 Juta untuk pembelian benih lobster.

“Setelah bantuan KJA rampung diharapkan 25 kelompok nelayan tersebut bisa langsung bekerja,” pungkasnya.(KA-01)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini