tayang 15/07/2020

Kakek Mano Bertahan Hidup 4 Hari Tanpa Makanan di Hutan, Hingga Ditemukan Tim SAR

Sebarkan:
Kakek Mano (Kiri) bersama Camat Alas M. Lutfi Makki (Kanan) sesaat setelah ditemukan oleh tim SAR gabungan (foto dok KA)
Sumbawa Besar, KA.
Seorang kakek, Manowari alias Andong (69) warga Dusun Krato Desa Kalimango Kecamatan Alas yang dilaporkan hilang sejak Rabu (11/12/2019), akhirnya ditemukan Tim SAR gubungan sekitar pukul 09.00 wita, Sabtu (14/12/2019) tadi pagi.
Saat ditemukan, Kakek Mano dalam keadaan lemas dan berjalan ngesot menahan rasa lapar  di wilayah pengunungan  sebelum Batu Nong Desa Lekong Kecamatan Alas Barat.
“Alhamudlillah, Pak Mano sudah ditemukan dalam keadaan selamat sekitar pukul 09.00 wita di wilayah sebelum Batu Nong Desa Lekong Kecamatan Alas Barat,” ungkap Hasbullah, anggota Tim gabungan.
Sebelumnya, warga setempat Muslimin (45) yang kebetulan kebunnya berdekatan dengan  Kakek Mano, kepada media ini mengatakan sekitar pukul 09.00 wita Rabu (11/12/2019)  Kakek Mano datang dengan memikul bawaannya dan langsung menaruhnya di rumah kebun miliknya. Sehabis manaruh barang bawaannya, Kakek Mano langsung naik ke atas gunung guna mencari Kayu Sepang untuk pasak rumah.
“Hingga siang hari pak Mano belum juga kembali. Bahkan sampai maqrib belum juga kembali dari atas gunung, beliau kayaknya tersesat,” tutur Muslim.
Karena sampai magrib belum juga kembali, sambung Muslimin, ia langsung  pulang ke rumah untuk melaporkan kejadian itu kepada pihak keluarga Kakek Mano.
“Atas laporan itu, pihak keluarga dibantu aparat desa, Babinsa, Banpol langsung  mencari ke lokasi hari Kamis. Namun kakek Mano belum juga ditemukan karena saat itu pencarian dihentikan karena hujan deras,” tukasnya.
Keesokan harinya, Jumat (13/12/2019) Tim Gabungan dari BPBD, Tim SAR, Babinsa, Babinkamtibmas, Banpol PP dan masyarakat sekitar 100 personil yang dipimping langsung Camat Alas M Lutfi Maki  langsung menuju ke lokasi guna melakukan pencarian. Setelah sampai di kebun milik Muslimin tim gabungan hanya menemukan barang  bawaan (bekal) milik Kakek Mano.
Pencarian dilakukan hingga Jumat malam, sejumlah warga Dusun Krato dengan mengendarai kendaraan Tosa menuju ke lokasi untuk membantu tim gabungan. Namun hingga Jumat malan Kakek Mano belum juga ditemukan.
Pencarian hari ke empat, Sabtu (14/12/1219) akhirnya membuahkan hasil. Kakek Mano ahikrnya ditemukan tim gabungan di wilayah pengunungan  sebelum Batu Nong Desa Lekong Kecamatan Alas Barat, sekitar 3 Km dari lokasi kebunnya.
Sementara itu, Kakek Mano saat dikonfirmasi media ini, ia pergi meninggalkan rumah untuk pergi ke kebun Rabu (11/12/2019), setibanya di rumah kebun milik Muslimin temannya ia langsung menaruh bekal bawaannya. Beberapa saat kemudian ia naik ke atas gunung untuk mencari kayu sepang untuk pasak rumah.
Lama berjalan kaki ia merasa kehausan dan lupa membawa air minum dirinya langsung mencari sumber mata air. 
“Saat mencari air itu saya tersesat sampai ke ke Desa Lekong Alas Barat, selama empat hari di gunung saya coba bertahan hidup tanpa makanan, hanya minum air. Syukur Alhamdulilah, Allah masih melindungi saya,” ucap Mano, seraya mengucapkan terima kasih kepada Tim gabungan yang telah menemukan dirinya.
Ditempat yang sama, Hj Daha, keluarga Kakek Mano mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah SWT dan tim gabungan sehingga keluarganya itu ditemukan dengan selamat.
“Alhamdullilah, terima kasih kepada tim gabungan yang sudah bersusah payah mencari keluarga kami,” ungkap Hj Daha penuh haru.
Sementara itu, Camat Alas M Lutfi Makki, menyatakan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada Kepala BPBD Sumbawa, Tim SAR, Babinsa, Babinkamtibmas, Banpol PP, masyarakat dan semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian tersebut, baik secara langsung maupun melalui do'a.
“Semoga amal bapak dan ibu mendapat imbalan pahala yang berlipat ganda dari Alloh SWT,” pungkasnya.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini