tayang 15/07/2020

Waduh, Festival Moyo Tidak Masuk Kalender Nasional 2020

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA
Festival Pesona Moyo yang sudah digarap Pemda Sumbawa sekitar delapan tahun, tidak masuk dalam 100 Calender of Event (COE) Wonderfull Indonesia Tahun 2020 mendatang. Pada 15 Oktober lalu Kementerian Pariwisata telah mengumumkan daftar tiga event pariwisata di NTB yang masuk dalam promosi Pusat, yakni Festival Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, Festival Bau Nyale Kabupaten Lombok Timur dan Khasanah Ramadhan Kota Mataram.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sumbawa H Iskandar yang ditemui wartawan menjelaskan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui penyebab mengapa Festival Pesona Moyo tidak masuk daftar event promosi pariwisata Pusat tahun 2020. Pihaknya juga sudah meminta penjelasan dari Pemprov NTB terkait hal tersebut.
’’Saya sudah tanya ke Provinsi, karena batasan saya cuma bertanya ke Provinsi. Saya tanyakan gambaran penyebabnya. Saya sudah berkoordinasi dengan Provinsi, Provinsi juga sedang meminta penjelasan ke Pusat tentang alasannya. Supaya bisa menjadi bagian dari catatan evaluasi kita. Apakah ada pengaruh karena komentar miring. Kalau ada kita coba sikapi seperti apa, Kalau tidak ada berarti seperti apa ataukah ada strategi pemasaran lain dari Kementerian Pariwisata. Kan strategi ini tidak harus sama dari tahun ke tahun karena mereka juga melakukan evaluasi.,’’ terangnya.
Kondisi ini, menurut Haji Ande – sapaan akrabnya, tidak terlalu berpengaruh terhadap pengembangan pariwisata di Sumbawa. Karena dalam COE  ini, Sumbawa hanya bisa didukung Pusat terkait pembiayaan open ceremonynya saja. Artinya, meski tidak masuk kalender event nasional, tidak membuat pariwisata Sumbawa kiamat.
‘’Tidak kiamat pariwisata Sumbawa, itu intinya. Semangat teman-teman Pokdarwis juga harus ditumbuhkan. Karena rata-rata mereka akan kita kembangkan untuk bermain promosi di media sosial,’’ tegasnya.
Dalam tahun 2020, Kabupaten Sumbawa juga tetap melaksanakan beberapa event pariwisata, seperti Welcoming Sail Indonesia, Festival Samba tetap, Potengan, serta lainnya. ‘’Tiga tahun kita masuk di COE 100 Wonderful Event berturut-turut. Teman-teman kan juga masih melihat kita belum bergerak signifikan dalam pengembangan. Kemarin wisatawan mancanegara lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya. Ada 40 perahu yacht, 92 wisatawan mancanegara yang kita ajak berkeliling, tapi kita tidak masuk dalam COE 2020. Mereka (Wisman, red) yang berenang sama hiu paus, begitu mereka upload di media sosial juga banyak yang like, itu juga salah satu promosi wisata bagi Sumbawa,’’ pungkasnya. (KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini