tayang 15/07/2020

Keren, ASN KSB Kini Bisa Mengakses Data Pegawai Melalui Ujung Jari

Sebarkan:

Sumbawa Barat, KA.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengenalkan salah satu inovasi di bidang pelayanan kepegawaian dan diperkenalkan kepada seluruh operator administrasi kepegawaian di lingkup Pendidikan se-KSB.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) KSB, Drs Tajuddin, Jumat, mengatakan aplikasi yang dibuat untuk melayani Aparatur Sipil Negara diberi nama “Si Jari” yang berarti layanan kepegawaian di ujung jari.
“Karena tuntutan ASN terhadap layanan semakin meningkat, kami membuat satu langkah kecil mengintegrasikan sistem informasi yang ada dBKD untuk meningkatkan pelayanan tentang kepegawaian,” kata Tajuddin.
Selama ini, menurut Tajuddin, masih terdapat pelayanan yang perlu ditingkatkan misalnya kebutuhan pegawai atau stakeholder terhadap data dan informasi pegawai yang akurat.
 “Sering terjadi setiap tahun meminta pegawai untuk mengisi blanko profil kepegawaian, ini menjadi persoalan tersendiri buat pegawai terutama yang ada di jajaran Pendidikan.” kata Tajuddin.
Inovasi dalam bentuk aplikasi elektronik tersebut digagas agar semua pegawai di KSB lebih mudah dalam memperbaharui data kepegawaian secara elektronik dimana pun berada. Dengan aplikasi “Si Jari” para ASN dapat mengakses data melalui ujung jari yaitu melalui handphone mereka sendiri.
Selain itu, sambungnya, data kepegawaian yang bersifat statis sehingga kebutuhan dan permintaan pemerintah daerah kadang-kadang tidak bisa dipenuhi dengan cepat karena data di BKD tidak dinamis artinya tidak bisa diupgrade setiap ada perubahan data kepegawaian.
“Dalam pelaksanaannya tentu ada mekanisme tata cara dan hak serta kewenangan yang diatur di dalam peraturan Bupati sekaligus menjadi panduan dari sistem berbasis elektronik ini," katanya.
Sekretaris Daerah, H Abdul Azis juga mendukung adanya aplikasi berbasis elektronik yang dapat meningkatkan pelayanan terhadap ASN.
“Ini adalah terobosan bagaimana memberikan pelayanan di bidang kepegawaian menjadi efektif dan biaya murah. Hal-hal yang bersifat manual itu sudah jauh kita tinggalkan," katanya.
Ia menyebutkan aplikasi “Si Jari” ini muncul untuk meningkatkan pelayanan di bidang kepegawaian. 
Karena itu kami sudah membuat langkah kecil untuk mencoba mengintegrasikan seluruh sistem informasi yang ada di BKD dalam rangka meningkatkan pelayanan dalam tata dan informasi kepegawaian.(KA-02)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini