tayang 15/07/2020

Sepakat Damai dengan Bupati, Rauf Cabut Laporan Polisi

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA
Kasus penamparan yang diduga dilakukan oleh Bupati Sumbawa terhadap Abadul Rauf (39) yang juga keponakannya itu saat ini resmi dicabut. Pencabutan laporan tersebut langsung dilakukan oleh Abdul Rauf dan didampingi oleh kuasa hukumnya Sudirman SH.
Informasi yang diperoleh media ini, sebelum pencabutan laporan tersebut Abdul Rauf bertemu dengan Bupati Sumbawa di pendopo jam 7 pagi Sabtu (28/9/2019). Di pendopo kedua belah pihak sepakat berdamai dan mencabut laporan di kepolisian.  Selain itu juga Rauf dan Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril membuat kesepakatan damai diatas materai 6000.
Kesepakatan damai itu, disaksikan oleh Sudirman pengacara Abdul Rauf,  Ridho Rahzen CEO Gaung NTB,  Syamsu Ardiansyah, Abdul Azis Kadis Perhubungan, Febrian Anindita, SH, dan Agus Marlino.
Setelah pertemuan di pendopo Abdul Rauf yang didampingi oleh pengacaranya langsung menuju kantor Mapolres Sumbawa. Di Polres Sumbawa Abdul Rauf langsung mencabut laporannya kepada penyidik.
Dalam konfrensi persnya, Abdul Rauf mengatakan pencabutan laporan yang ia lakukan adalah murni dari dirinya sendiri dan tanpa ada paksa serta intimidasi dari pihak manapun.
"Perdamaian ini terjadi tampa paksaan dan intimidasi dari orang lain. Ini murni dari pribadi untuk melakukan perdamaian. Dan juga sebaliknya saya minta maaf kepada pak Bupati," ujarnya.
Sementara itu, Sudirman SH, selaku kuasa hukum Abdul Rauf,  mengatakan bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluar. Musyawarah keluarga kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
"Jadi perdamaian ini terjadi setelah adanya pertemuan dengan keluarga kedua belah pihak.  Pihak keluarga meminta untuk berdamai dan segera mencabut laporan di kepolisian," ungkapnya.
Lanjut Sudir sapaan  akrabnya, atas perdamaian tersebut pihak kepolisian menyambut baik hal tersebut.
"Dan kepolisian menyambut baik atas perdamaian tersebut. Dan ini tidak ada masalah lagi, " tuturnya.
Hal senada dikatakan Ridha Rahzen, yang bisa mendamaikan kedua orang ini (Rauf - H. Husni red)  adalah orang hebat.
"Jadi yang mendamaikan  mereka berdua adalah orang hebat. Dan orang hebat itu adalah kita semua," ungkapnya.
Ceo Gaung NTB ini dan juga mengapresiasi  rekan–rekan wartawan karena bisa menjaga  kondusifitas di Kabupaten Sumbawa.
"Kepada semua wartawan saya ucapkan terima kasih Karena sudah menahan diri untuk menjaga Sumbawa ini," terangnya.
Hal senada katakan wakil ketua DPRD Sumbawa Syamsul Fikri menurutnya atas masalah ini ia mengaku prihatin. Namun,  jangan dijadikan komoditi politik.
"Saya juga merasa terharu atas perdamaian ini. Karena,  segala sesuatu akan selalu kita selesaikan dengan niat baik. Insya Allah dengan masalah ini mengandung hikmah yang luar biasa. Dan ini harus kita rajut kembali agar silaturrahim ini berjalan dengan baik," tutupnya.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini