tayang 15/07/2020

Giliran Jaringan Pipa SR PDAM Rp 90 Miliar Bakal Dibangun Tahun 2021

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA. 

Menyusul akan rampungnya Proyek pembangunan sumber mata air baku (SPAM) “Ai Ngelar” Rp 11 miliar di Dusun Selang Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes Sumbawa awal Desember.

Giliran jaringan pipa sambungan rumah (SR) bagi pelanggan PDAM senilai Rp 90 miliar bakal dibangun tahun 2021 mendatang.


Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Sumbawa melalui Kabid Air Bersih dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman Erma Hadi Suryani ST kepada awak media, Rabu (25/11/2020), menjelaskan, proyek Jaringan pipa SR itu digelontorkan melalui Balai Prasarana Infrastruktur Wilayah (BPIW) Provinsi NTB.

“Debit air SPAM Ai Ngelar 100 liter perdetik tersebut akan  menambah suplai air bersih dari sumber mata air Semongkat,” ungkap Erma, sapaan akrabnya. 

Tambahan pasokan air bersih tersebut, sambungnya, untuk mencover kekeruangan air bersih bagi pelanggan PDAM Batulanteh selama ini.

Diakui Erma, pembangunan jaringan pipa SR tersebut dibangun agar sumber mata air baku SPAM ‘Ai Ngelar’ segera bisa dimanfaatkan. Karena itu, PRKP telah mengusulkan rencana lanjutan bagi pembangunan jaringan pipa SR PDAM Batulanteh ke Pemerintah Pusat melalui Balai Prasarana Infrastruktur Wilayah (BPIW) Provinsi NTB.

“Kami berharap pembangunan jaringan pipa SR pelanggan itu dapat dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang,” tukasnya.

Terkait usulan PRKP itu, sambungnya, pihaknya telah melakukan ekpose di Mataram bersama pihak BPIW-NTB dan Cipta Karya pekan lalu. Ekspose itu akan digelar kembali pekan depan guna memantapkan pembangunan jaringan pipa SR tersebut.

“Ekspose terakhir digelar pekan depan. Sehingga seluruh dokumen usulan proyek dapat segera dibawa ke Jakarta,” tukasnya.

Dikatakan, pembangunan SPAM “Ai Ngelar” mulai dari pembangunan Intake hingga pemasangan jaringan pipa sepanjang 8 Km plus Reservoir menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) tahun ini digelontorkan melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 (BWS-NT1). Sedangkan untuk pembangunan jaringan pelanggan itu ditangani oleh Balai Wilayah Infrastruktur Wilayah Provinsi NTB (BPIW-NTB).

“Program itu sudah masuk dalam skala prioritas usulan ke Pusat tahun anggaran 2021 mendatang,” kata Erma.

Lebih jauh dikatakan, jaringan pipa SR pelanggan PDAM yang ada saat ini sudah cukup tua dan dibangun tahun 1982 silam, sehingga perlu dilakukan peremajaan dengan yang baru.

Informasi terakhir, usulan tersebut sudah mendapatkan lampu hijau untuk dilaksanakan tahun 2021 mendatang dan menelan anggaran sekitar Rp 90 miliar.

“Kemungkinan kontrak proyek tersebut menggunakan sistem Multi Years (Tahun Jamak), sehingga nanti akan dilakukan proses tender. Terima kasih dan apresiasi kami atas dukungan semua pihak, semoga dapat terlaksana tahun 2021 mendatang,” pungkasnya.(KA-01)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini