tayang 15/07/2020

Wartawan Diminta Netral di Pilkada

Sebarkan:

Taliwang, KA.

Pjs Bupati Sumbawa Barat, Dr. Agus Fatria, SH. MH   tidak hanya mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas saat pilkada, dirinya juga mengimbau agar wartawan juga ikut menjaga netralitas.

Menurutnya netralitas wartawan  diperlukan pada saat momen Pilkada. Jika wartawan tidak lagi netral, ia pastikan produk jurnalistik sudah tidak baik lagi.

" Saya rasa teman-teman media sudah bisa menjaga indepedensi dan profesionalismenya dalam Pilkada serentak 2020 ini. Menunjukkan  jatidirinya dan tetap menjaga independensi dan bekerja secara profesional dengan melakukan uji informasi melalui konfirmasi, klarifikasi serta verifikasi," ungkap Agus Fatria, dalam gelaran Konfrensi Pers dengan sejumlah awak media Sumbawa Barat, Sabtu (3/10)

Media atau pers lanjutnya adalah  sebagai eksponen utama pengusung keberlangsungan demokrasi, memperaktikkan protokol kesehatan di dalam situasi pandemi COVID-19. Untuk itu, track record, program serta visi calon yang berkompetisi di Pilkada KSB ini sejatinya dipublikasikan dengan gamblang, sehingga wawasan para warga yang memiliki hak suara bisa terbuka.

" Konstribusi Pers dengan sajian rutin berita yang kreatif dan menggugah partisipasi publik di Pilkada ini tentu sangat dibutuhkan. Sebabnya, Pers sangat diharapkan lebih kreatif mengemas berita untuk menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya," imbuhnya. 

Dilain soal, Pjs Bupati juga mengaku tidak menutup mata dengan tingginya eskalasi berita hoax di media sosial akhir-akhir ini. Ia meminta masyarakat untuk tidak menelan mentah-mentah  informasi  yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut. 

" ini karena keakuratan data dan informasi dari media sosial tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Berbeda dengan media daring atau cetak yang sudah melalui proses konfirmasi dan merupakan karya jurnalistik," demikian Agus Fatria. (KA-02)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini