tayang 15/07/2020

Debat Publik Paslon Pilkada Sumbawa Tahap I Berlangsung Sukses

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.

Debat publik pasangan calon (paslon) Pilkada Sumbawa Tahun 2020 Tahap I yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa, Rabu (28/10/2020) di Aula Hotel Sernu Raya, berlangsung sukses.

Dalam debat publik paslon yang tetap menerapkan protokol kesehatan ini, dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, M. Wildan M.Pd, diikuti lima pasangan calon Pilkada Sumbawa. Yaitu paslon nomor urut satu H.Husni Djibril, B.Sc-DR. Muhammad Ikhsan, M.Pd nomor urut 2 Nurdin Ranggabarani SH MH- H.Burhanuddin Jafar Salam SH MH, nomor urut 3 Ir. Talifuddin, M.Si-Sudirman SIp, nomor urut 4 Drs H. Mahmud Abdullah-Dewi Noviany, SPd M.Pd dan nomor urut 5 Ir H. Syarafuddin Jarot, MP-Ir. H. Mokhlis, MSi.

Kegiatan yang diwarnai seni tari dan kesenian sumbawa (sakeco) ini juga dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris KPU Sumbawa, Komisioner Bawaslu Sumbawa, tim dan pendukung pasangan calon yang dibatasi.

Tampil sebagai moderator, DR Lahmuddin Zuhri, SH. M.Hum yang juga Dekan Fakultan Hukum Universitas Samawa.

Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, M. Wildan M.Pd mengatakan, debat publik yang dilaksanakan tersebut merupakan tahap pertama dan akan direncanakan sebanyak dua tahap. Dimana tahap kedua rencananya dilaksanakan pada bulan November.

“Alhamdulillah secara keseluruhan sesuai dengan apa yang kita susun, yang kita harapkan berjalan dengan lancar,” ujarnya kepada wartawan.

Dijelaskannya, debat publik yang dilaksanakan melibatkan 5 panelis berasal dari akademisi. Teknis pelaksanaannya yaitu bekerjasama dengan sejumlah media dalam hal penanyangan.

“Ada 5 pasangan calon, tentu masyarakat sebagai pemilih dalam hal ini ada refrensinya terkait calon pemimpin di priode kedepan yang ditawarkan. Seperti apa programnya, visi misinya. Nah ini lah media kita dalam menyampaikan ke masyarakat. Untuk mereka mendengar dan melihat, kita bekerjasama dengan media penayangan publik,” ungkapnya.

“Nah tentu apa yang kita laksanakan hari ini kita akan evaluasi kembali baik kekurangan dan sebagainya. Baik dari sisi teknis mungkin dari waktu apakah kita laksanakan dari siang hari atau pagi hari. Tentu ini juga akan dikoordinasikan dengan tim pasangan calon,” imbuh Wildan.

Dijelaskan, debat publik ini dibagi menjadi 6 segmen. Pertama penyampaian visi misi masing-masing pasangan calon. Segmen dua sampai empat terkait pendalaman visi misi sesuai tema, diantaranya tentang peningkatan ekonomi, penegakan hukum dan peningkatan sosial budaya. Segmen kelima adalah tanya jawab sesama pasangan calon, sesuai nomor urut yang ditarik. Kemudian segmen enam closing statement.(KA-01)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini