tayang 15/07/2020

48 Petugas Bandara Sultan Kaharuddin Ikuti Ujian Lisensi DG

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.

Sebanyak 48 petugas Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa Besar mengikuti ujian lisensi “Dangareous Good” (DG).


Kegiatan yang diikuti oleh personel Bandara, Airlines, Grand Air Link dan Air Nav itu, berlangsung selama tiga hari, 20–22 Oktober 2020 mendatang.

Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar Sutarmin S.AP, kepada awak media, menyebutkan kegiatan yang pertama kali digelar di Sumbawa itu sejauh ini berjalan dengan baik.

Diakui pejabat low profile ini, sebelumnya telah dilaksanakan pendidikan dan latihan (Diklat) Maret lalu, dan seharusnya selesai Diklat dilanjutkan ujian lisensi. Namun, karena pandemi Covid-19  kegiatan tersebut baru bisa terlaksana saat ini. 

Melalui diklat tersebut, sambungnya, diharapkan setiap personel Bandara terutama yang bertugas di Upsite harus memiliki kemampuan ilmu untuk melihat barang-barang yang bisa diperbolehkan dibawa oleh penumpang untuk diangkut oleh pesawat.

“Ada barang-barang yang tidak boleh dibawa oleh penumpang, seperti parfum yang berbentuk tabung dan accu, karena dikhawatirkan bisa meledak maupun menyangkut soal kesehatan sesuai standar WHO,” terangnya.

Kegiatan tersebut, kata Sutarmin, dilaksanakan bekerjasama dengan instruktur dari Politeknik Penerbangan Surabaya Jawa Timur dengan tim penguji dari Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara. 

Usai mengikuti ujian, sambungnya, maka peserta mendapatkan sertifikat dan lisensi DG (sejenis SIM), dimana saat melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang, maka mereka berhak melakukan pemeriksaan dan menangani permasalahan yang ada.

Karenanya, ia berhara ilmu yang didapatkan nantinya dapat digunakan oleh peserta saat melaksanakan tugas, tentunya mengacu pada aturan dan ketentuan yang ditetapkan. Selain mampu memberikan pemahaman kepada para pengguna jasa terkait barang saja  yang boleh dibawa dan mana yang tidak.

“Yang terpenting bagaimana personel Bandara itu dapat memberikan pelayanan terbaik kepada publik dan melakukan komunikasi yang baik kepada pengguna jasa penerbangan,” pungkasnya.(KA-01)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini