tayang 15/07/2020

Galakkan Gemarikan, Sumbawa Targetkan Bebas Stunting

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Bupati Sumbawa diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Aparatur Dan Kemasyarakatan Drs. Zainal Abidin menghadiri Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) yang diselenggarakan  Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bersama anggota Komisi IV DPR RI Dapil Pulau Sumbawa, H. Johan Rosihan, ST.
Kegiatan yang digelar di rumah aspirasi H. Johan Rosihan, ST, Rabu (05/08/2020) itu, dalam rangka mengkampanyekan gerakan mengkonsumsi ikan bagi masyarakat.
Direktur Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Ir. Sri Wijayaningsih M.Si menyampaikan upaya menggalakkan GEMARIKAN ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap kandungan gizi dan manfaat mongkonsumsi ikan, juga untuk meningkatkan pemenuhan gizi terhadap warga yang terdampak pandemi Covid-19.
Disebutkan, peningkatan Angka Konsumsi Ikan (AKI) Nasional pada tahun 2019 sebesar 54,64 KG/Kapita dan diperkirakan akan meningkat menjadi 62,05 KG/Kapita dalam 5 tahun kedepan. Namun berdasarkan data yang ada, angka konsumsi ikan di berbagai daerah di Indonesia bervariasi. Di Sumbawa, angka konsumsi ikan masyarakatnya sebesar 47,37 KG/Kapita. 
“Meskipun angka tersebut lebih tinggi  dari pencapaian angka konsumsi ikan Provinsi NTB yaitu 40,61 KG/Kapita, namun masih dibawah angka konsumsi ikan secara nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini diapresiasi dan disambut baik Bupati Sumbawa. Dalam sambutan tertulisnya Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan Drs. Zainal Abidin, menyebutkan kampanye mengkonsumsi ikan dan pemberian bantuan olahan ikan yang dilakukan hari ini tidak hanya mendukung penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, tetapi juga mampu menangani masalah lain yang masih terjadi di Kabupaten Sumbawa, yakni stunting. 
Dikatakan, Kabupaten Sumbawa dengan kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan yang cukup besar dan beragam untuk kebutuhan protein harusnya dapat terbebas dari stunting. 
Karena itu, kedepan ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumbawa serta organisasi kemasyarakatan lainnya dapat melaksanakan kegiatan serupa, sehingga secara bertahap Kabupaten Sumbawa akan terbebas dari stunting.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini