tayang 15/07/2020

Tersangka Pembunuhan Polisi Pernah Terlibat Aksi Perampokan Toko Emas dan Gaji Guru

Sebarkan:
Sumbawa Besar, KA.
RH alias Bim, tersangka pembunuhan terhadap perwira Polisi IPDA Uji Siswanto, ternyata memiliki rekam jejak cukup panjang di dunia kriminal.
Residivis bertato ini, pernah terlibat berbagai tindakan kriminal sejak tahun 2007 lalu dan terakhir penganiayaan terhadap IPDA Uji Siswanto hingga mengakibatkan Kanit Reskrim Polsek Utan itu meninggal dunia, Jumat siang (10/07/2020) lalu.
Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, SIK,  didampingi Kasat Reskrim, IPTU Akmal Novian Reza, SIK, kepada awak media saat jumpa Pers, di Mapolres Sumbawa, Minggu pagi (12/07/2020), menyebutkan, berdasarkan catatan Kepolisian, tersangka RH pernah terlibat sejumlah kasus kriminal.
Tersangka RH, ungkap Kapolres, pernah terlibat kasus perampokan gaji guru di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tahun 2007 lalu.
Bukan hanya itu, tersangka juga pernah terlibat aksi perampokan Toko Emas di Kecamatan Alas  tahun 2015 serta kasus penganiayaan terhadap Kepala Desa Tengah Kecamatan Utan tahun 2017 lalu.
“Terakhir RH menjadi tersangka kasus penaniayaan yang mengakibatkan IPDA Uji Siswanto meninggal dunia. Itu tadi sederetan tindakan kriminal yang dilakukan oleh tersangka,” ujar Kapolres.
Terkait kasus penganiayaan tersebut, sambung Kapolres,
tersangka RH bakal dijerat pasal sebagaimana diancam dan diatur dalam pasal 351 (3) KUHP, yakni penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.
“Soal penerapan pasal untuk sementara pasal 351 (3) KUHP, kita lihat motifnya apa dulu,  bisa saja kita kenakan pasal berlapis nantinya,” pungkasnya.
Seperti diketahui, RH alias Bim, DPO tersangka pembunuhan terhadap anggota Polsek Utan, IPDA Uji Siswanto dua hari lalu, ditangkap di Labuhan Alas, Minggu pagi, (12/7/2020).
Residivis ini, akhirnya ditangkap tim Gabungan sekitar pukul 07.30 wita di wilayah Dusun Bangsal, Desa Labuan Alas Kecamatan Alas, Sumbawa, saat berniat hendak menyeberang ke luar Sumbawa.
Penangkapan RH berlangsung dramatis, ia sempat melakukan peralawanan. Karena membawa senjata tajam, petugas akhirnya melepaskan tembakan ke arah tubuhnya. RH pun langsung ambruk setelah ‘timah panas’ polisi mengenai bagian tubuh dan kakinya.
Sedianya, RH bermaksud melarikan diri lewat pelabuhan Alas menggunakan perahu, namun tersangka tidak mendapatkan perahu sewaan karena kondisi sepi akibat covid. Berawal dari informasi warga, petugas gabungan mengepung dan berhasil menangkap tersangka.
Akibat luka tembakan tersebut, RH dilarikan ke UGD RSUD Sumbawa dan saat ini  masih menjalani perawatan medis dibawah pengawalan ketat puluhan petugas Polres Sumbawa.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini