tayang 15/07/2020

Kunjungi Zona Merah, Ketua DPRD Minta Masyarakat Jangan Kucilkan Pasien Sembuh Covid-19

Sebarkan:

Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rafiq saat bersama pasien sembuh covid 19 di Labuhan Jambu Kecamatan Tarano.(foto dok KA) 
Sumbawa Besar, KA.
Jajaran Pengurus DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Sumbawa kembali menyambangi warga di wilayah yang masuk kategori zona merah covid 19. Salah satunya, Desa Labuhan Bontong dan Labuhan Jambu Kecamatan Tarano, Senin (11/05/2020).
Pada kesempatan itu, Ketua DPC PDIP Sumbawa Abdul Rafiq SH, kembali menyalurkan bantuan APD dan sembako kepada warga dan pemerintahan desa setempat, termasuk warga yang terpapar covid 19 serta Posko Gerbang Timur yang diterima Camat Tarabo selaku penanggungjawab Posko.
Saat berkunjung di Desa Labuhan Bontong, Abdul Rafiq  yang juga Ketua DPRD Sumbawa itu, mengaku prihatin masih adanya penolakan masyarakat dari luar desa tersebut terhadap pedagang ikan Labu Bontong.
“Jujur kami sangat prihatin, gara-gara ada warga Labu Bontong yang tertimpa musibah dinyatakan positif covid, berdampak ditolaknya semua hasil tangkapan ikan nelayan dari desa ini oleh masyarakat dari luar desa,” ungkap Rafiq.
Padahal, sambungnya, hampir sebagian besar warga Labu Bontong bermata pencaharian sebagai  nelayan dan petambak garam. Jika kondisi ini terus berlarut tentunya akan berdampak luas terhadap menurunnya pendapatan dan ekonomi keluarga di masa sulit seperti saat ini.
“Kami mohon kepada masyarakat dari luar agar penolakan seperti ini diakhiri, kasian saudara suadara kita di Labu Bontong, kalau tidak bisa menjual ikan lagi, bagaimana bisa mereka menafkahi keluarganya,” tukas Rafiq lirih.
Karenanya, ia mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa hinga tingkat dusun, RW dan RT untuk bersama sama mengedukasi masyarakat terutama yang menolak, bahwa jika semua pihak telah melaksanakan anjuran pemerintah dengan melaksanakan protocol kesehatan  pencegahan covid 19, tentunya semua akan berjalan dengan baik.
“Diperlukan edukasi kepada masyarakat yang menolak bahwa ketika kita sudah melaksanakan apa yang diinstruksikan oleh pemerintah tentang pola hidup untuk mencegah penularan covid 19, insya Allah semua akan baik-baik saja. Kami minta pemerintah kecamatan, desa, walaupun sudah melakukan sosialisasi terkait hal itu untuk lebih ditingkatkan dan dimasifkan lagi,” cetusnya.
Bukan hanya itu, Rafiq juga meminta masyarakat Kabupaten Sumbawa agar jangan mengucilkan warga yang sembuh dari Covid 19.
“Mohon jangan kucilkan mereka, jangan sampai ada stigma negative dari masyarakat bahwa pasien covid adalah sebuah aib. Mereka sudah tertimpa musibah jangan lagi dikucilkan, mari bersama sama menyongsong kehidupan seperti dulu lagi,” harapnya.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini