tayang 15/07/2020

Wujudkan Sumbawa Jadi Kabupaten Penangkar, Distan Tanam Perdana Jagung Hibrida

Sebarkan:
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa,  Ir. Ni Wayan Rusmawati, MSi. 

Sumbawa Besar, KA.
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa melakukan penanaman perdana bibit jagung hibrida diatas lahan milik Kelompok Tani Ai Asin Desa Marga Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa.
Penanaman perdana jagung hibrida bantuan Kementerian Pertanian RI diareal lahan 10 hektare itu, disaksikan sejumlah PPL koordinator, KUPT-PIA, POPT, BPSB, Kabid dan Sekdis Dinas Pertanian Sumbawa.
Kepada awak media, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa,  Ir. Ni Wayan Rusmawati, MSi,  menyebutkan, kegiatan tanam perdana tersebut merupakan program dari Kementan RI.
Dijelaskan  Wayan Rusmiati, Kabupaten Sumbawa tahun ini mendapatkan jatah penanaman bibit jagung hibrida diatas areal lahan mencapai 100 hektare.
 “Tahun ini Sumbawa mendapat 100 hektare bantuan korporasi bibit jagung dari Kementan varietas hibrida Nasa 29,” cetusnya.
Diakuinya, dari 100 hektare lahan  tersebut pada MK 1 ditanami seluas 10 hektare. Program tersebut melibatkan  10 kelompok tani dimana setiap kelompok anggotanya sebanyak 25 orang.
Sejauh ini, sambungnya, di Kabupaten Sumbawa banyak terdapat penangkar padi. Sementara untuk penangkar bibit jagung masih dibilang masih minim.
“Jadi dalam kegiatan ini Kementan RI berharap agar benih jagung yang ditanam oleh kelompok tani bisa menghasilkan jagung yang banyak dan berkualitas. Sehingga  mendorong lahirnya penangkar jagung hebat di Kabupaten Sumbawa,” tukasnya.
Para penangkar nantinya, imbuhnya, harus bersertifikasi. Melalui bantuan korporasi jagung ini kedepan diharapkan Kabupaten Sumbawa bisa memproduksi bibit jagung sendiri dan tidak lagi mengandalkan impor.
“Selain bantuan jagung hibrida kelompok tani juga mendapatkan bantuan sarana dan prasarana lainnya seperti herbisida, pestisida, pupuk organik serta pupuk non organik,” pungkasnya.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini