tayang 15/07/2020

Pasien Positif Corona di NTB Jadi 8 Orang, Dua Terakhir Asal Mataram dan Loteng

Sebarkan:

Mataram, KA.
Dalam waktu hampir bersamaan, dua pasien di Nusa Tenggara Barat (NTB) terkonfirmasi positif corona virus desease (Covid-19), Jumat (03/04/2020. Tambahan dua pasien tersebut, maka hingga saat ini sudah terkonfirmasi 8 pasien positif Covid 19.   
 
Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid 19  NTB, Drs H. Lalu  Gita Ariyadi, M.Si,  dalam keterangan Persnya Jumat petang, menyatakan kedua pasien tersebut dinyatakan positif Covid 19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab terhadap pasien yang kedua pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini dirawat di RSUD Provinsi NTB di Mataram tersebut.
Dijelaskan Sekda NTB ini, pasien positif Covid-19 pertama (07,red) atas nama M, laki-laki 59 tahun penduduk Kota Mataram, beralamat di Pengempel Indah Bertais. Dirawat di ruang isolasi RSUD NTB sejak 29 Maret 2020 dengan keluhan batuk dan sesak.
“(M) memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit dalam 14 hari terakhir, yakni pasien mengikuti kegiatan tabligh akbar di Makasar tanggal 21-24 Maret 2020. Tanggal 29 Maret 2020, pasien rujukan Puskesmas Cakranegara dijemput PSC 119 Jam 17.00. Pasien di swab oleh Tim RSUD Provinsi tanggal 30 Maret 2020. Tanggal 3 April 2020, Konfirmasi positif dari Litbangkes Pusat. Saat ini pasien masih dirawat di ruang isolasi dalam keadaan umum baik/stabil,” terangnya.
Sedangkan pasien positif kedua (pasien 08),  ungkap Gita Aryadi, atas nama H. (33) laki laki warga Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah.
“Pasien saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB sejak 28 Maret 2020 dengan keluhan demam. Memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit dalam 14 hari terakhir. Pasien rujukan dari RSAM tanggal 28 maret 2020,” jelas Sekda.
Dijelaskan, pasien H ini bekerja di Kapal Pesiar selama 3 tahun dan pulang dari Amerika ke Lombok pada tanggal 16 Maret 2020 dan langsung pulang ke rumahnya. Tanggal 17 Maret 2020, pasien mengeluh demam sehabis terkena hujan. Pasien langsung berobat ke klinik swasta di Lingsar selama 3 hari, tetapi tidak ada perubahan. Kemudian pasien pergi berobat ke RSAM. Tanggal 20 Maret 2020, pasien rawat jalan selama 3 hari tetapi keluhan semakin memberat. tanggal 23 Maret 2020, pasien kembali lagi ke IGD RSAM dan rawat inap sampai tanggal 28 Maret 2020 dan dilakukan cek lab DL dan foto thorak. Kemudian dirujuk ke RSUD Provinsi NTB jam 23.00 Wita. Tanggal 3 April 2020, konfirmasi positif covid-19 dari Litbangkes Pusat. “Saat ini pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB dengan keadaan stabil,” pungkasnya.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini