tayang 15/07/2020

Soal Pilkada, JM : Hanura Selalu Membuka Ruang Komunikasi

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sumbawa Drs. H Jamaluddin Malik menyatakan, partai Hanura hingga saat ini masih membuka ruang komunikasi dengan beberapa partai politik di Kabupaten Sumbawa  sambil menunggu hasil keputusan DPP.
“Kami selalu membuka ruang komunikasi dengan parpol lain. Soal penjaringan balon bupati/wakil bupati yang sudah  melamar ke DPC Hanura, kami masih menunggu sikap DPP,” ungkap JM, sapaan akrab mantan Bupati Sumbawa ini.
Diakui JM, sejauh ini Hanura masih mengikuti proses demi proses Pilkada Sumbawa 2020, termasuk semua lamaran yang masuk ke DPC Hanura tidak ada satupun yang tidak di kirim ke DPP. Sebab semua yang melamar adalah putra –putri terbaik daerah.
 “Yang jelas, semuanya sudah terkirim ke DPP Hanura lengkap dengan biodata, tinggal kita yang di DPC menungguh arahan selanjutnya, kapan pelamar akan dipanggil  ke DPP dan yang lainnya, dan kemungkinan antara hasil DPP paling akhir februari atau paling lambat Maret mendatang sudah kita ketahui,” ungkap JM.
Disinggung soal komunikasi politik dalam menghadapi Pilkada, JM menyebutkan, sejauh ini DPC Hanura selalu melakukan komunikasi politik dengan partai-partai yang lain di Kabupaten Sumbawa
 “Komunikasi lintas partai tetap kami lakukan melalui pengurus-pengurus DPC, kecuali ada beberapa partai juga yang belum kami lakukan komunikasi seperti partai Demokrat dan PDIP. Itu semua tidak menutup kemungkinan akan dilakukan komunikasi, apa yang tidak bisa di dalam politik ini,” sebutnya.
Mantan Bupati Sumbawa dua periode ini menyatakan, terkait kondisi politik yang terjadi menghadapi pilkada ini berharap, agar perbedaan dan yang lainnya merupakan bagian dari dinamika politik. Namun demikian, masyarakat bisa memberikan hak suaranya bagi calon pemimpin yang terbaik,  yakni terbaik dalam membangun Sumbawa, kesejahteraan masyarakat serta bisa menjaga kondusifitas dan lain sebagainya.
”Kekuasaan ini milik masyarakat, silahkan masyarakat memilih pemimpinnya dengan baik dan selektif, siapa menurut mereka yang terbaik tanpa menilai darimana asal poemimpin tersebut,” cetus JM.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini