tayang 15/07/2020

Promosikan Wisata NTB, Alumni SMAN 1 Sumbawa Angkatan “90” Explore Keindahan Gili Gede

Sebarkan:

Gili Gede, KA.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dibawah kepemimpinan Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah terus berikhtiar menjadikan sektor pariwisata sebagai prioritas untuk mewujudkan masyarakat NTB yang mandiri dan sejahtera.
Dukungan terhadap program Pemprov NTB itu terus mengalir dari sejumlah stakeholder terutama pelaku wisata, termasuk dari Alumni SMAN 1 Sumbawa Besar angkatan tahun 1990, khususnya keluarga besar Kelas Fisika (A1) yang dikomandoi Varian Bintoro yang kini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa.
Puluhan alumni yang kini berkarir di luar NTB, seperti di Jabodetabek, Surabaya maupun daerah lainnya di Indonesia, termasuk dari Mataram, Sumbawa dan Sumbawa Barat menggelar reuni di Gili Gede Kercamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat,  24-26 Januari tahun 2020.
Kedatangan para alumni tersebut, disambut penuh kehangatan oleh Dr Zul, sapaan akrab Gubernur NTB, yang juga salah seorang alumni Kelas Fisika (A1) SMAN 1 Sumbawa angkatan 1990. Rasa haru bercampur gembira mewarnai pertemuan di Thamarind Resort, Gili Gede tersebut. Bagaimana tidak, setelah puluhan tahun tak bersua dan ditengah kesibukan masing-masing para alumni bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di NTB tersebut.
Selama di Gili Gede,  para alumni  berkesempatan mengeksplore keindahan pulau seluas 350 hektare yang memilki pantai eksotis dan terumbu karang yang masih alami. Para alumni diajak berkeliling menikmati pemandangan menggunakan boat, di sejumlah gili di sekitar Gili Gede diantaranya, Gili Rengit, Gili Layar dan pantai Marina tempat bersandar puluhan Yacth (perahu layar) dari manca negara.
Para alumni juga ber snorkling dan diving menikmati keindahan bawah laut dengan terumbu karang dan ikannya serta menikmati kuliner khas Gili Gede.
Ketua Ikatan Alumi SMAN 1 Sumbawa angkatan 1990, Varian Bintoro,  kepada media ini, menyebutkan, acara reuni dan temu kangen kali ini, dihajatkan  untuk mempererat tali silaturahmi persahabatan dan terjalinnya kembali komunikasi sesama alumni Kelas Fisika SMAN 1 Sumbawa angkatan 1990.
“Kegiatan ini diharapkan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat paling tidak bisa terjalin tali persahabatan dan kekeluargaan sesama alumni, karena dengan dengan bersilaturahmi seperti ini, akan membuka pintu rejeki dan membuat panjang umur semua yang hadir di sini,” ungkap Varian, sapaan birokrat muda ini.
Selain itu, sambung Varian, acara reuni yang dikemas dengan kunjungan ke destinasi wisata Gili Gede ini, tidak lain untuk mendukung program Pemprov NTB dibawah kepemimpinan Dr Zulkieflimansyah yang beriktiar untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan guna mewujudkan NTB Gemilang. Apalagi saat ini, Pemprov bersama pihak terkait sedang bekerjat keras membangun sirkuit MotoGP Mandalika yang diharapkan rampung tahun 2021 mendatang.
 “Kami ingin menyampaikan pesan kepada semua pihak bahwa pemerintah pusat sudah menetapkan NTB (Kuta-Mandilika),  sebagai destinasi wisata super prioritas di Indonesia. Kami harap pesan ini juga bisa disampaikan oleh para alumni setelah pulang ke daerahnya nanti, terutama Sirkuit MotoGP Mandalika yang siap mengaspal tahun 2021 mendatang,” harap Varian.
Reuni “Jilid II” kali ini, menuai komentar beragam dari para alumni, umumnya mereka memberikan apresiasi yang luar biasa dan menyambut baik ajang silaturahmi ini.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, di sini saya bisa mengenang kembali nostalgia semasa masih sekolah dulu yang penuh suka cita dengan teman teman yang sudah 29 tahun terpisah,” ucap Be Kian to, pengusaha yang sukses berkarir di Surabaya ini.
M Taufik, alumni lainnya, berharap kepada apara alumni bisa memberikan kontribusi positif bagi pariwisata NTB, paling tidak para alumni ikut membantu Pemprov NTB mempromosikan pariwisata baik , Lombok dan Sumbawa, setibanya daerahnya masing-masing.
“Semoga kegiatan positif ini bisa terus digelar setiap tahunnya, untuk mendukung program Pemprov NTB untuk promosikan parwisata kita, kalau tidak kita, lalu siapa lagi,” pungkas pejabat Dinas PUPR Provinsi Jawa Timur ini.(KA-01)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini