tayang 15/07/2020

Bupati Sumbawa Buka Festival Pesona Agal III Tahun 2019

Sebarkan:

Alas, SE.
Bupati Sumbawa diwakili staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan, Ir Zulkifli membuka secara resmi Festival Pesona Agal III Tahun 2019, Kamis (19/12/2019).
Pembukaan yang berlangsung di depan Kantor Camat Alas itu, dihadiri Staf Ahli Ir Zulkifli, Camat Alas, Camat Maronge, kepala desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.
Camat Alas M. Lutfi Makki, dalam laporannya menyebutkan Festival Pesona Agal tahun 2019 ini merupakan event yang digelar untuk ketiga kalinya. Pertama kali Festival Agal digelar tahun 2016, kemudian tahun 2017 dan tahun 2019.
“Tahun 2018 tidak dilaksanakan, sehubungan dengan terjadinya musihab gempa bumi,” ujarnya.
Dilaporkan, sejumlah kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian Festival Agal, diantaranya sepeda santai yang diikuti ratusan peserta pada minggu lalu.
“Hari ini kami laksanakan pawai budaya yang dikuti sejumlah etnis, yakni Sumbawa, Madura, Jawa, Sasak dan Tionghoa. Festival ini juga dimeriah dengan lomba sakeco, berbalas pantun, Ratib rabana dan lain sebagaianya,” tukasnya.
Karenanya, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu sehingga Festival Aga tahun 2019 ini bisa terlaksana dengan baik sesuai harapan semua pihak.
Sementara itu, Bupati Sumbawa dalam sambutannya yang dibacakan Ir Zulkifli menyatakan, Festival tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk membina dan melestarikan budaya daerah, ditengah derasnya arus globalisasi.
“Begitu pentingnya budaya dalam memperkokoh identitas sebagai Tau Samawa, karena krisis identitas menyebabkan sebagian besar generasi muda mudah mengekor kepada budaya asing, sehingga kehilangan martabat dan charisma sebagai masyarakat yang beradab,” ujarnya.
Dikatakan, sesunguhnya kultur budaya Tau Samwa sangat beradab, begitu kental dengan nilai nilai ke Islaman  yaitu “adat barent iko sara’, sara’barentik okitabullah” dan memiliki falsafah “taket konene, kangila boat lenge”. Nilai-nilai luhur yang tersirat di dalamnya menjadi pedoman dalam tatanan kehidupan sosial masyarakat Sumbawa,” ujarnya.
Karenanya, melalui kegiatan tersebut, Bupati mengingatkan semua pihak untuk bersama sama memlihara dan mempertahankan jati diri sebagai Tau Samawa. Salah satunya, dengan merevitalisasi kembali beragam kekayaan budaya Sumbawa melaluirangkaian kegiatan yang terangkum dalam Festival Pesona Agal, sehingga generasi muda mengenal dengan baik budaya daerahnya sendiri.(KA-03)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini