tayang 15/07/2020

Pabrik Penggilingan Beras Modern Bulog Ditender Ulang

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Pembangunan pabrik penggilingan beras modern milik Perum Bulog, di di Unter Malang Kecamatan Lape, Sumbawa, ditender ulang.  Hal itu dilakukan karena adanya perubahan desain dan luasan pabrik.
“Proses tender ulang dilaksanakan di Pusat karena ada revisi desain dan luasan pabrik,” ungkap Kepala Bulog Sub Divre Sumbawa, Kurnia Rahmawati, kepada media ini.
Pabrik penggilingan tersebut, sambung Nia, sapaan akrabnya, merupakan pengembangan dari unit yang sudah ada sebelumnya. Rencananya pabrik yang dibangun dari bantuan pusat itu akan dikembangkan dengan perluasan lahan dan penambahan kapasitas giling.
‘’Kalau saat ini kapasitas giling sekitar 1 setengah ton perjam. Kedepannya kalau gak ada beban, sekitar 6 ton perjam. Saat ini sedang proses tender di pusat. Untuk pembersihan areal lokasi dan pembongkaran bangunan lama sudah dilakukan. Bangunan kantor sama mes karyawan sudah dibongkar semua, sama gudangnya tinggal mesin yang masih berdiri,’’ terangnya.
Diungkapkan, lahan untuk pabrik penggilingan sudah tersedia seluas 6,7 are  dan ditambah lagi untuk mendukung bangunan sekitar 6 are. Nantinya sejumlah kelengkapan penunjang yang ada yakni berupa mesin penggilingan baru, mesin pecah kulit, mesin poles serta dilengkapi pula dengan mesin lain. Termasuk juga disedikannya silo sebagai penyimpanan gabah kering maupun beras.
Pabrik penggilingan yang akan dibangun, satu-satunya yang ada di NTB milik Bulog. Karena untuk bantuan yang diterima Bulog Dompu berupa mesin pengering jagung. ‘’Mudahan dengan itu, harapannya kita bisa menyerap hasil petani lebih banyak lagi. Sehingga nilai tambah bisa di sini, sebab selain beras, juga ada produk turuanan nya
seperti dedak, menir, sekam. Selain itu, diharapkan  bisa menyerap tenaga kerja lokal, sebagai pekerja dan operator pabrik nantinya,” pungkasnya.(KA-01)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini