tayang 15/07/2020

Proyek Talang Air Urung Dibangun, Gubernur NTB Diminta Turun Tangan

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Belum jelasnya nasib proyek pembangunan talang air di Kecamatan Moyo Utara kendati telah dianggarkan tahun 2019 bakal berbuntut panjang. Bahkan hingga memasuki tahun 2020 proyek tersebut juga belum terelisasi, Gubernur NTB pun diminta turun tangan untuk menyikapi persoalan tersebut.
Tokoh pemuda setempat, Hermansyah, kepada media ini menyatakan, akan terus menyuarakan apa yang menjadi tuntutan petani di Kecamatan Moyo Utara itu. Padahal sebelumnya pimpinan DPRD Sumbawa periode 2014-2019 sudah menganggarkan dan mengetuk palunya untuk menyetujui pembangunan talang air di Kecamatan Moyo Utara.
“Namun hingga saat ini urung dibangun. Karenanya kami meminta Gubernur NTB untuk membantu kami mencari solusi terkait masalah ini,” ungkapnya.
Menurut Herman sapaan akrabnya, jika Gubernur peduli dengan petani di Kecamatan Moyo Utara Khususnya Desa Penyaring, Sebewe dan Desa Baru Tahan tentu akan menggelar dialog dengan petani di Kecamatan Moyo Utara.
"Pak Gub coba bapak sekali- kali masuk lah kesawah. Dan tanyalah petani dan dengar keluhannya. Karena saat ini keluhan petani di Desa Penyaring adalah adanya perbaikan jaringan pembuang (lapan pembuang red), " kata Herman.
Menurut Herman,  masyarakat petani saat ini butuh pemimpin yang mampu mengurus tata kelola air yang mengalir dari bagian hulu ke bagian hilir Bendungan Batu Bulan (BBB) yaitu Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara.
"Saluran irigasi saat dipenuhi lumpur. Jika tidak percaya silakan bapak turun. Dan Desa Penyaring sejak dibangunnya bendungan Batu Bulan hampir tidak pernah merasakan air, belum lagi banyaknya pelompong-pelompong liar," cetus Herman.
Dikatakan Herman, pemerintah hampir setiap tahun anggaran untuk pembersihan jaringan dikucurkan mencapai milyaran rupiah. Namun,  hasilnya tidak pernah ada.
"Saran saya jika angaran untuk pembersihan jaringan dialihkan saja atau cari anggaran lain untuk pembuatan pompa air untuk kelompok petani di Desa Penyaring, Sebewe dan Desa Baru Tahan, "tandas Herman.
Karenanya, Herman, minta kepada Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah agar memberikan solusi untuk kemajuan petani di Kecamatan Moyo Utara.
"Pak Gubernur harus mencari solusi yang tepat untuk petani di Kecamatan Moyo Utara," pungkasnya.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini