tayang 15/07/2020

Wow, Pemda Anggarkan Rp 24 Miliar untuk Proyek Pasar Seketeng 'Jilid II'

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Pemkab Sumbawa bakal menggelontorkan APBD sebesar Rp 24 miliar untuk lanjutan proyek pembangunan Pasar Seketeng Tahun 2020 mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut,  Arif Alamsyah S.STP M.Si, kepada awak media, menyebutkan, anggaran Rp 24 miliar tersebut dialokasikan untuk menuntaskan  pembangunan Blok A di bagian depan. Blok itu nantinya, akan akan menampung sekitar 300 pedagang, termasuk penataan taman, areal parkir dan pagar.
 “Awalnya kami mengusulkan sekitar Rp 30 miliar, karena anggaran terbatas dan disetujui hanya sekitar Rp 24 miliar,” ujar Plt Kepala Bapenda Sumbawa ini.
Anggaran tersebut. lanjut Arif, sapaan akrab birokrat muda ini, tentu harus dimaksimalkan  untuk menuntaskan pembangunan pasar Seketeng. Diharapkan, proses tendernya bisa dilakukan lebih awal dan pembangunan fisiknya dapat segera dilakukan.
“Sesuai  rencana paling tidak sekitar Agustus-September 2020 mendatang, pasar Seketeng itu sudah bisa diresmikan dengan menempatkan pedagang sesuai zonasi yang telah ditentukan,”  tukasnya.
Seperti diberitakan,  proyek pembangunan Pasar Seketeng Sumbawa tahap I tahun 2019 ini sebesar Rp 54 Miliar lebih yang dikerjakan oleh kontraktor pelasakana PT Citra Persada KSO didampingi PT Solusi Utama Konsultan, sejauh ini telah dilakukan addendum. Kontraktor pelaksana diberikan kesempatan menuntaskan seluruh pekerjaan hingga 30 Desember 2019 mendatang, dengan masa kontrak berakhir 16 Desember lalu.
“Sebagaimana tercantum dalam klausul kontrak, hal-hal yang menjadi salah satu pertimbangan adalah kelangkaan material semen dan mengenai soal lingkungan, sehingga dilakukan perpanjangan kontrak kerja selama dua minggu kedepan. Kami optimis pembangunannya dapat dituntaskan  dalam tahun ini,” tandasnya.
Jika dalam masa perpanjangan kontraktor pelaksana belum juga menyelesaikan progess fisik 100 persen, sambung Arif, tentu akan dikenakan penalty, denda satu permil dari nilai kontrak, sebagimana diatur dalam Kepres.
Hingga saat ini, terang Arif, progress fisik pembangunan Pasar Seketeng masih menyisakan pekerjaan finishing pemasangan lantai keramik dan sebagainya. 
“Ada sekitar 80-an tenaga kerja ditambah untuk mempercepat pemasangan, sehingga kami sangat optimis pekerjaannya dapat dituntaskan hingga perpanjangan kontrak berakhir,” pungkasnya.(KA-01)




Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini