Jakarta, KA.
Bupati Sumbawa Ir. H Syarafuddin Jarot, MP dan Gubernur NTB DR Lalu Muhammad Iqbal menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) bersama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD. Kesepakatan ini bertujuan untuk membangun hilirisasi industri ayam terintegrasi, yang diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi lokal.
Bupati H. Jarot kepada media ini malam ini, mengatakan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari Ground Breaking Mega proyek hilirisasi ayam terintegrasi senilai Rp 1,2 triliun di Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir belum lama ini
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di gedung PT RNI (Persero) Mega Kuningan, Jakarta, dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, dan Bupati Sumbawa serta Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo.
Menurut bupati fokus utama dari kerja sama ini adalah pengembangan hilirisasi industri ayam yang terintegrasi penuh.
" Pemprov NTB, khusunya Pemkab Sumbawa tetap komitmen kuat dalam mengembangkan sektor peternakan daerah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut," ungkapnya.
Setelah MoU ini, pihak ID FOOD dijadwalkan akan kembali melakukan survei lapangan sebagai bagian dari tahapan lanjutan program. Survei ini penting untuk memastikan kesiapan teknis dan operasional di lokasi.
"Pemerintah daerah sangat berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi. Dampak nyata berupa peningkatan kesejahteraan peternak dan ketersediaan produk ayam yang efisien diharapkan dapat segera dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sumbawa," pungkasnya.(KA-01)

