Dinas PUPR Sumbawa Usulkan IPLT Raberas Dibangun Tahun 2022

Sebarkan:

 

Sumbawa Besar, KA. 

Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengusulkan ke pemerintah pusat pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) di areal TPA Raberas, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa dibangun tahun 2022 mendatang.


Kepala Dinas PUPR Sumbawa melalui Kabid Air Minum dan Sanitasi Erma Hadi Suryani, ST, kepada awak media, menjelaskan, tim teknis dari Bidang Air Minum dan Sanitasi PUPR Sumbawa telah melakukan presentasi dihadapan pejabat Kementerian PUPR melalui jaringan video conference (Vicon) dengan memaparkan rencana pembangunan IPLT tersebut, Kamis (04/11/2021) lalu.

“Tim teknis sudah mempresentasikan rencana pembangunan IPLT di TPA Raberas melalui Vicon dengan pihak Kementerian PUPR sesuai permintaan, setelah berkas usulan lengkap  dan telah disampaikan sebelumnya ke Pusat,” ungkapnya.

Dalam presentasi tersebut, sambungnya, tim teknis  memaparkan secara detail dan rigit terkait anggaran yang dibutuhkan serta manfaatnya kedepan. Sehingga pihak Kementerian memiliki gambaran yang jelas untuk mengalokasikan anggaran ujntuk pembangunan IPLT tersebur yang diperkirakan mencapai Rp 3-4 Miliar.

Sebelum proyek IPLT Raberas ini diusulkan ke Pusat, sambungnya, tentu telah melalui proses perencanaan, review dan pembahasan teknis secara komprehensif di tingkat Provinsi, termasuk review Rispam dan DED Ai-Ngelar Sumbawa itu telah diekspose di Mataram akhir Desember 2020 lalu dihadapan Pemprov dan BPPIW-NTB. 

“Tentunya setelah dilakukan proses pembahasan oleh tim Asistensi Pemda Sumbawa, baik itu menyangkut soal review dokumen Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum (RISPAM), penyusunan Detail Engeneering Desain (DED) Ai-Ngelar dan laporan DED Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Raberas,” terangnya.

Pemda Sumbawa juga berharap tahun 2022 mendatang, sejumlah rencana pembangunan yang diprogramkan itu, dapat direalisasikan dan sebagaimana diharapkan. terutama berkaitan dengan dukungan dana dari Pemerintah Pusat melalui BPPIW-NTB.

Terkait usulan sejumlah paket proyek itu, sebelumnya telah dilakukan pembahasan oleh tim atensi Pemda Sumbawa. Begitu juga soal review RISPAM yang telah disusun tahun 2015 lalu oleh Dinas PU, yakni menyusun RISPAM Sumbawa hingga tahun 2035 mendatang.

“Termasuk soal DED Ai-Ngelar itu diharapkan 2022 mendatang dapat dilanjutkan dengan pembangunan jaringan pipa pelanggan Perumdam Batulanteh yang anngarannya mendapat lampu hijau dari Pusat sekitar Rp 90 Miliar,” tukasnya.

Begitu juga usulan proyek Sistem Perpipaan Air Minum Berbasis Masyarakat (SPAM-BM) dengan menggunakan sistem sharing yang diperuntukkan bagi belasan Desa  di Sumbawa diharapkan bisa terealisasi tahun 2022  mendatang. (KA-01)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini