Sumbawa Besar, KA.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Sumbawa menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi di kawasan tambang Lawan Tua, Kecamatan Lantung.
Dalam sesi wawancara khusus pada Senin (7/9/2026), Ketua Dewan Penasihat PBB Kabupaten Sumbawa, Ahmadul Kusasih SH, menegaskan komitmen serta sikap resmi partai dalam merespons tragedi yang menyita perhatian publik tersebut.
Berduka dan Dukung Langkah Cepat Pemkab
Ahmadul menyampaikan bahwa seluruh jajaran pengurus, kader, dan simpatiskan PBB merasa sangat kehilangan atas insiden yang terjadi.
"Kami seluruh jajaran Partai Bulan Bintang ikut merasakan kesedihan yang mendalam atas tragedi di Lawang Tua Lantung ini. Ini adalah duka kita bersama," ujar Ahmadul
Selain menyampaikan belasungkawa, PBB Sumbawa juga mengapresiasi respons dan tindakan sigap Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menangani dampak musibah di lapangan. PBB menilai gerak cepat Bupati Sumbawa dalam mengambil langkah penanganan awal sudah sangat tepat untuk meredam situasi dan membantu para korban.
Dorong Formulasi Tata Kelola Tambang
Mengenai keberlanjutan sektor pertambangan rakyat yang belum tertata, PBB mendorong adanya koordinasi lintas sektor yang kongkret. Ahmadul mengharapkan Bupati Sumbawa bersama jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat segera duduk bersama merumuskan solusi jangka panjang.
Ketua DPC PBB Khairuddin SE menambahkan bahwa PBB Sumbawa menghimbau agar menata kembali aktivitas pertambangan lokal agar beroperasi sesuai dengan hukum dan regulasi yang berlaku.
dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta perwakilan penambang.
Solusi Berkelanjutan tentunya di harapkan, dengannyan nanti dapat menghasilkan kesepakatan terbaik yang menjamin keselamatan jiwa sekaligus kepastian regulasi.
"Kami sangat berharap Bupati dan Pemda Sumbawa bersama Forkopimda serta seluruh elemen dapat duduk bersama. Kita perlu memikirkan dan mengambil langkah terbaik terhadap keberadaan tambang secara umum, terutama tambang yang belum tertata dengan baik. Dengan duduk bersama, kesimpulan terbaik pasti bisa dihasilkan demi kebaikan seluruh masyarakat Sumbawa," pungkasnya. (KA-01)
