tayang 15/07/2020

Distribusi JPS Gemilang di Loteng Lancar, Sudah Tersalur 43 Persen

Sebarkan:

Mataram, KA. 
Penyaluran program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) berlangsung lancar. Data hingga Rabu 15 Mei 2020, paket bantuan sudah tersalur sebanyak 43 persen.
"Penyaluran paket bantuan JPS di Loteng ini akan tuntas beberapa hari ke depan. Sejauh pemantauan kami, proses distribusi berjalan lancar," terang Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Najamuddin Amy S.Sos, MM, Jumat (15/05/2020).
Pendistribusian paket JPS Gemilang ini memang sedang menjadi prioritas untuk dituntaskan. Di hari pertama penyaluran bantuan JPS di Loteng  Kamis (14/05) kemarin, progressnya mencapai 12 persen. Sementara per hari ini sudah mencapai 43 persen.
Paket bantuan dari Pemprov NTB ini memang sempat tertunda karena pihak Pemda Kabupaten Loteng saat itu sedang melakukan sinkronisasi dan verifikasi data. Namun saat ini penyalurannya lancar.
JPS Gemilang tahap pertama yang sudah difinalkan berdasarkan data perpaduan Pemprov NTB dengan Pemda Loteng akan menyasar sebanyak 15.997 KK dengan pola pembagian yang sama seperti kabupaten lainnya.
Tak lupa, Najamuddin memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas peran dan kontribusi semua pihak sehingga program JPS ini sampai ke tangan masyarakat penerima.
"Kami dari Pemprov NTB mengucapkan terimakasih atas kerjasama para pihak, terutama pemda Loteng melalui dinas-dinas terkait, para camat dan kades yang telah membantu proses pendistribusian JPS ini," kata Najam.
Sebelumnya, Direktur Utama PT. GNE Samsul Hadi menegaskan pihaknya sebagai penanggung jawab pengiriman JPS Gemilang telah berkomitmen menyelesaikan distribusi  paket bantuan kepada seluruh penerima secepat mungkin.
Untuk diketahui, sampai hari ini JPS Gemilang tahap pertama sudah hampir menyentuh 90% atau 93.411 paket dari 105.000 paket bantuan yang di distribusikan.  Selanjutnya untuk JPS Gemilang tahap II akan menyasar sebanyak 125.000 KK. Artinya ada penambahan kuota sebanyak 20 ribu paket pada tahap II ini.(KA-04)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini