tayang 15/07/2020

Ansori : Keberadaan Perusda Harus Menguntungkan

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Sejauh ini keberadaan Perusahaan Daerah (Perusda) belum memperlihatkan kemajuan dalam usahanya. Padahal, menurut Wakil Ketua DPRD Sumbawa – H Mohamad Ansori, hadirnya Perusda harus memberikan keuntungan bagi daerah.
‘’Keberadaan perusda juga harus profit oriented atau menguntungkan. Jangan ujung-ujungnya ada suntikan dana dari Pemerintah, tapi tidak mengacu dari keuntungan itu. Jadi itu harus menguntungkan,’’ katanya kepada wartawan.
Menurutnya, hadirnya Perusda atas kebutuhan-kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Sehingga kehadirannya bisa melayani semua masyarakat, juga bisa meningkatkan kesejahteraan. Untuk itu, yang mengisi Perusda harus orang yang memiliki jiwa wirausahawan. Agar bisa tercipta BUMD yang betul-betul menguntungkan, hingga pada akhirnya bisa menghasilkan untuk daerah. ‘’Perusahaan daerah itu juga harus menguntungkan didalam pengelolaannya. Sehingga nanti bisa menambah keuangan di daerah. Jadi kalau yang namanya perusahaan ini tidak boleh asal-asalan dikelola. Yang penting ada saja itu tidak bisa. Pengelolanya harus punya jiwa wirausaha. Sehingga ekonomi daerah bisa melejit, yang pada akhirnya pihak luar mau berinvestasi di Sumbawa,’’ tandasnya.
Dirinya melihat saat ini ada beberapa usaha yang dijalankan Perusda. Salah satunya pusat oleh-oleh Sumbawa. Disarankan produk yang ditampilkan dalam pusat oleh-oleh tersebut harus produk lokal Sumbawa, seperti tenun Sumbawa, madu Sumbawa, susu kuda liar, serta lainnya. Sehingga ketika tamu yang berkunjung bisa dengan mudah menemukan lokasi tempat berjualan produk lokal Sumbawa.
‘’DPRD mendorong Pemda harus bisa menyiapkan tempat-tempat yang strategis untuk pusat oleh-oleh, bisa saja di Bandara atau tempat-tempat yang mudah dijangkau saat orang berkunjung ke Sumbawa. Ini juga perlu ada pembinaan, yang produksi harus dibina, jangan sampai hanya memproduksi tapi dalam penjualannya satu tahun hanya dua kali. Itu tidak bisa berjalan. Yang jelas harus berkesinambungan. Sehingga perlu ada pembinaan yang lebih lanjut,’’ demikian Ansori. (KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini