tayang 15/07/2020

Waduh, Diisukan Terpapar Corona, Bule Italia Ternyata Kena Diare

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Warga Kabupaten Sumbawa sempat dibuat geger beredarnya informasi hoax di dunia maya seputar keberadaan PM (39) bule asal Italia (bukan Rusia) yang diisukan suspect virus corona (Covid 19). Setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Manambai Albdul Kadir (RSMA)  Sumbawa yang bersangkutan positif terkena diare.
Pemkab Sumbawa diwakili Sekda Sumbawa H. Hasan Basri MM didampingi Kepala Dikes Sumbawa H. Didi Darsani, Kabid P3PL Dikes Sumbawa, Agung Riyadi langsung menggelar jumpa Pers di loby Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (03/03/2020). Turut hadir dalam jumpa pers tersebut, Dirut RSMA, dr. Arindra Kurniawan dan dr. I Dewa Putu Ardana, dokter Spesialis Paru RSMA .
dr I Dewa Putu Ardana menjelaskan, kendati hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda mengidap Corona, namun MP, tetap diisolasi dalam ruangan khusus di RSMA Sumbawa. Turis tersebut merupakan pasien rujukan Puskesmas Alas Barat setelah ditemukan warga pingsan di pinggir jalan.
“Karena riwayat perjalanan turis ini sempat mampir di Thailand dan Italia, maka penanganannya dilakukan secara khusus sesuai SOP,” ungkapnya.
Penanganan pasien tersebut dilakukan secara khusus sesuai SOP.  Sebab pihaknya sudah mempersiapkan diri dari awal guna mengantisipasi kasus-kasus yang sedang booming ini.
Diakui dokter Putu pasien tersebut datang dengan keluhan demam, tapi tidak ada tanda-tanda terjadinya infeksi saluran pernafasan.
“Kita konfirmasi dengan hasil laboratorium  dan hasil foto rontgen walaupun pasien sempat menolak, tapi akhirnya dia bersedia melakukan. Hasilnya normal untuk infeksinya, dan mengelami demam, diare, mual dan muntah. Ini masalah pencernaan. Fungsi hatinya masih normal semua,” terangnya.
“Karena kami berkesimpulan tidak ditemui tanda-tanda Corona.  Saat ini kondisinya sudah membaik suhu tubuhnya normal. Yang bersangkutan tetap kami rawat di ruang isolasi sampai dia bisa melanjutkan perjalanannya,” tandasnya.
Kadis Dikes Sumbawa H. Didi Darsani, memaparkan, awalnya turis tersebut ditemukan di pinggir jalan di Alas Barat dalam keadaan lemas dan demam tinggi. “Selanjutnya dibawa oleh warga Puskesmas sempat. Kemudian dirujuk ke RSMA sekitar pukul 02.00 wita Selasa dini hari,” tukasnya.
Dikatakan, setelah menjalani perawatan medis di RSMA, hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda mengidap infeksi Corona.
“Demamnya sudah turun dan diperbolehkan pulang. Tapi karena ini turis tidak ada rumah maka sementara waktu tetap dirawat di rumah sakit,” tukasnya.
Informasinya, turis tersebut datang ke Indonesia tanggal 14 Februari 2020, mendarat dan berlibur di Denpasar. Turis ini juga sempat mendaki Gunung Rinjani di Pulau Lombok lalu ke Sumbawa tepatnya Alas Barat untuk mencari homestay yang terlihat di google. Namun yang dicari tidak dijumpai meski sudah berjalan cukup jauh.
“Mungkin karena kelelahan turis ini pingsan kemudian dilarikan warga setempat ke Puskesmas Alas Barat. Dokter hanya melihat riwayat perjalanannya, karena sebelumnya pernah berkunjung ke Thailand, kemudian Italia berlanjut ke Indonesia. Dokter langsung merujuknya ke RSMA,” pungkasnya.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini