tayang 15/07/2020

Empat Balon Kades Penyaring Minta Pilkades Ditunda

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Empat Bakal Calon (Balon) Kepala Desa Penyaring meminta panitia dan DPMD Kabupaten Sumbawa menunda pemilihan Kepala Desa Penyaring 4 maret 2020 mendatang. Mereka adalah Hermansyah, Agus Salim,Irwandi dan Masharuddin. Keempat Balon Cakades tersebut bertemu dikediaman Hermansyah di RT 002 RW 004 Dusun Penyaring Atas Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa.
Dalam pertemuan tersebut mereka berempat bersepakat untuk menunda pilkades. Menurut Hermansyah proses pilkades penyaring tercederai dengan tidak netralnya panitia dan pengawas pilkades di Desa Penyaring.
"Kami melihat selama ini bahwa panitia dan pengawas tidak netral. Selain itu juga adanya ketidakjelian panitia dan pengawas dalam melakukan pemeriksaan berkas terhadap tiga bakal cakades lainnya yakni Abdul Wahab, Syahruddin dan Basri,"ungkap Hermansyah dalam konfrensi pers dikediamannya,  Rabu malam (12/2/2020).
Selain itu, sambung Herman sapaan akrabnya, ketiga bakal calon tersebut hingga saat ini belum mengajukan pengunduran dirinya di instansi terkait.
"Basri ,Syahruddin dan Abdul Wahab hingga saat ini belum mengundurkan diri. Padahal aturan meminta mereka untuk mengundurkan diri," tegasnya.
Herman berharap agar panitia dan DPMPD bisa mengecek persyaratan ketiga calon yang dimaksud. Karena jika lolos maka akan mencederai proses demokrasi.
“Kami minta agar ketiga bakal calon tersebut untuk didiskualifikasi. Karena ada beberapa persyaratan yang belum sipenuhi," kata Herman.
Hal senada dikatakan Agus Salim jika panitian dan pengawas pilkades sebaiknya pilkades diundur saja. Karena kami takut akan terjadi hal- hal yang tidak diinginkan.
"Sebaiknya pilkades ditunda saja. Karena panitian dan pengawas tidak netral. Bahkan kami pantau ada panitia mendatangi bakal calon tertentu saja dan tentu tidak benar,"ujar Agus.
Agus menambahkan sebenarnya aturan sudah jelas jika ingin mencalonkan jadi kades maka ASN harus meminta ijin kepada Bupati begitu juga pegawai honorer harus minta ijin kepada pimpinannya. Tapi yang terjadi ketiga calon tersebut sejauh ini belum pernah pernah memberikan surat ijin kepanitia pilkades.
"Kami sudah cek didinas. Dan juga kami sudah tanya panitia. Dan mereka tidak melengkapi surat pengunduran diri atau ijin dari pimpinan mereka. Dan sebaiknya pilkades desa penyaring ditunda," terang Agus sapaan akrab Agus Salim.
Masharuddin menyatakan, pilkades sebaiknya ditunda saja
“Jujur saya baru tau kalau seperti ini. Dan pantasan panitia setiap saya tanya tentang ketiga bakal cakades tersebut panitia hanya berkelit nanti saya kasih tau," ujar Mashar menirukan kata ketua panitia pilkades penyaring Jamaluddin.
"Besok kita datangi kantor DPMD untuk kita minta agar ketiga calon tersebut didiskualifikasi. Dan panitia juga harus netral dalam hal ini. Mari kita berikan pemahaman kepada masyarakat. Dan ini harus kita buka ke publik bahwa pilkades penyaring sedang ada masalah," tutup Mashar.
Irwandi menambahkan , hal  ini sebenarnya tidak terjadi. Dalam pilkades penyaring semua berkepentingan. Namun kenapa ada masalah ini ada tiga bakal calon kades baru melengkapi berkasnya dan dua lagi belum mengundurkan diri.
Irwandi tidak menginginkan jika pilkades penyaring tertunda sebab yang rugi adalah masyarakat dan balon kades. Namun jika seperti ini mau bilang apa lagi.
"Biarlah nanti masyarakat menilai kami kurang baik dalam hal ini, tapi itu sudah kami terima. Tapi untuk memberikan informasi dan kebenaran sebenar inilah kami berempat. jika sudah begini kejadiannya kami mau bilang apa. Dan biarkan masyarakat menilai. Dan juga seharusnya panitia jeli melihat seluruh berkas bakal calon kades penyaring," katanya.
Seperti diketahui bahwa Forum Peduli Masyarakat Desa Penyaring (FPMDP) yang diketuai Irwansyah menemukan sejumlah persoalan dalam proses pilkades Penyaring. Dimana FPMDP menemukan ada bakal calon masih memperbaiki berkas pencalonannya meskipun waktu sudah habis. Padahal waktu sudah habis yakni 4- 16 Desember. Selain itu juga ada dua balon cakades belum mengundurkan diri dari pekerjaannya selaku Penyuluh di dinas pertanian dan staf ahli di Fraksi Nasdem.(KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini