tayang 15/07/2020

BUMDes di Kecamatan Batulanteh Mulai Kelola Krabat

Sebarkan:

Sumbawa Besar, KA.
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se Kecamatan Batulanteh dalam tahun ini mulai mengelola dana kredit sahabat (Krabat). Masing-masing BUMDes akan mengelola dana senilai Rp 200 juta. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Sumbawa pada Kamis (12/12) di halaman Desa Klungking Kecamatan Batulanteh.
Dalam laporannya Kepala DPMD Sumbawa - Varian Bintoro menyatakan, salah satu program prioritas dalam RPJMD Kabupaten Sumbawa Tahun 2016 – 2021 yaitu program desa bebas rentenir, sebagai upaya untuk meningkatkan akses permodalan guna menguatkan dan meningkatkan masyarakat desa dalam mengelola potensi ekonomi desa. Sejak tahun 2017 – 2019 pemberian kredit sahabat bagi peteni miskin ini telah menjangkau sasaran petani miskin di 126 Desa di Kabupaten Sumbawa dengan total pagu anggaran senilai Rp 25 miliar, dengan rata – rata realisasi setiap berkisar antara Rp. 170 juta sampai Rp. 240 juta.
Adapun tingkat pengembalian rata – rata mencapai 50 persen sampai dengan 95 persen. Hal ini menunjukkan bahwa melalui pemberian dana kredit sahabat ini petani miskin cukup terbantu dan tingkat kepatuhan terhadap pengembalian kredit sahabat ini cukup baik, sehingga kedepan melalui program desa bebas rentenir dengan kredit sahabat ini dapat berkelanjutan dan menjadi dana abadi di badan milik usaha milik desa untuk terus dikelola demi kebutuhan petani miskin dalam meningkatkan produktivitas pertaniannya.
Sementara Bupati Sumbawa – HM Husni Djibril mengatakan, sebanyak Rp 25 miliar dana kredit sahabat telah disalurkan kepada 126 Desa/BUMDes di 18 kecamatan, dan telah dirasakan manfaatnya oleh 14.874 petani miskin pada periode 2017 hingga 2019 ini. ‘’Kita patut bersyukur karena hari ini secara simbolis akan disalurkan Dana Krabat kepada petani miskin di Desa Klungkung Kecamatan Batu Lanteh sebesar 200 juta rupiah. Untuk diketahui bahwa Desa Klungkung merupakan salah satu dari 25 desa/bumdes yang menerima dana Krabat pada tahun 2019 ini,’’ tuturnya.
Bupati menghimbau semua pihak, khususnya para Camat yang tahun ini desa-desa di wilayahnya mendapat dana krabat, minta agar senantiasa melakukan pendampingan, pembinaan dan monitoring, termasuk berkoordinasi dengan bumdes selaku lembaga penyalur krabat, sehingga dapat dipastikan bahwa program tersebut berjalan dengan baik. Dengan demikian, keberadaan krabat benar-benar dapat membantu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani miskin.
Bupati juga berharap kepada pihak-pihak terkait, seperti badan permusyawaratan desa (BPD) agar lebih meningkatkan perannya dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan dana krabat. Begitu juga kepada DPMD Kabupaten Sumbawa, agar lebih intensif melakukan pembinaan secara langsung dan berkoordinasi dengan Camat, Kepala Desa dan Manajer BUMDes, termasuk mengoptimalkan peran tim teknis manajemen dan tim pengawas eksternal krabat. Bahkan seluruh warga masyarakat juga diminta kepeduliannya untuk turut mengawasi dan mengingatkan lebih dini jika ada indikasi penyimpangan dalam pengelolaan dana krabat, sehingga dapat dipastikan bahwa program krabat ini tepat sasaran, serta benar-benar dapat membantu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani miskin. (KA-01)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini