tayang 15/07/2020

DPD PKS Gelar Rapat Koordinasi dan Silaturrahmi

Sebarkan:
Sumbawa Besar, KA. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi dan silaturrahmi bersama anggota DPR RI, DPRD NTB dan DPRD Kabupaten Sumbawa. Pantauan wartawan di hotel suci Sumbawa dalam rapat tersebut terlihat ketua DPD PKS Sumbawa Muhammad Takdir, SE serta seluruh calon legeslatif 17 April lalu dan Ketua DPC PKS Se-Kabupaten Sumbawa. Ketua DPD PKS Sumbawa Muhammad Takdir, SE, mengatakan rapat koordinasi dan silaturrahmi bersama anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Sumbawa adalah untuk merekatkan diri sesama kader PKS. "Tujuan diadakan acara ini adalah merekatkan huhungan serta mencari apa yang menjadi kebutuhan serta aspirasi dari masyakata Kabupaten Sumbawa maupun NTB pada umumnya, " ungkap Takdir. Dikatakan, PKS merupakan partai kader dan partai dakwah. Sehingga tidak boleh ada kader pks yang tidak diberdayakan. "Tidak boleh ada kader PKS yang tidak diberdayakan. Dan sesama kader harus saling tolong menolong," jelasnya. Takdir juga mengungkapkan rasa syukurnya pada pemilu 17 April 2019 lalu kursi PKS di DPRD Sumbawa bertambah menjadi 4 kursi. "Alhamdulillah dan wasyukurillah pada pemilu 17 April lalu kursi pks bertambah dari 3 menjadi 4 kursi bahkan menjadi pimpinan di DPRD Sumbawa, " tandasnya. Sementara itu, ditempat yang sama anggota DPR RI terpilih PKS dapil NTB 1 H. Johan Rosihan mengatakan bahwa PKS adalah partai dakwah. Maka, semua anggotanya adalah Dai. Pendekatan di PKS ini adalah harus menjadi kader. "Mari kita serius ber-PKS saya tidak mau ada kader PKS dis orientasi. Dan mari kita berdayakan kader PKS yang kosong, " ucap H. Johan. Hal senada juga dikatakan anggota DPRD Provinsi NTB Sambirang Ahmadi menurutnya PKS harus bisa menjembatani seluruh kepentingan masyarakat. "Memenangkan masa depan. Alat untuk memenangkan masa depan yaitu PKS. Seluruh kader jangan hanya konsen di DPRD saja. Mari kita menangkan level paling bawah dulu dan contohnya itu adalah Kepala Desa. Jadi sekarang siapa kader PKS yang ingin menjadi kepala desa dan ada peluang untuk menang wajib hukumnya kita dukung," katanya.(KA-01)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini